Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2019

Pertimbangkan Hal Ini Saat Dapat Banyak Tawaran Kerja

Pertimbangkan Hal Ini Saat Dapat Banyak Tawaran Kerja

Apakah Anda mendapat beberapa tawaran pekerjaan di saat bersamaan? Selamat! Tentu saja ini hal yang menyenangkan dan membanggakan. Tapi juga membingungkan bukan? Apalagi jika sama-sama menawarkan gaji yang besar. Bingung harus pilih yang mana?

Selain gaji, berikut beberapa pertimbangan sebelum Anda memutuskan untuk pindah kerja atau memilih satu di antara beberapa tawaran pekerjaan itu. Di antaranya:

Benefit atau Tunjangan yang Ditawarkan

Ingat kompensasi bukan hanya masalah yang tercetak di gaji Anda. Sebab ada perusahaan yang memberikan gaji besar tanpa memberikan tunjangan apa pun, ada pula yang tidak memberikan gaji terlalu besar, namun memberikan berbagai macam tunjangan. Seperti tunjangan pajak, tunjangan kesehatan, makan, transportasi, beasiswa pendidikan, dan tunjangan hari tua.

Jika Anda mendapat tawaran gaji besar tanpa memberikan tunjangan apa pun, jangan dulu tergiur. Sebaiknya Anda berhitung lagi. Coba hitung berapa anggaran yang Anda butuhkan untuk pengeluaran transportasi, asuransi kesehatan, dan dana pensiun setiap bulannya. Pastikan Anda tidak mengeluarkan dana yang lebih besar untuk asuransi kesehatan, pajak penghasilan, dan dana pensiun.

Contohnya begini, ada perusahaan A menawarkan gaji Rp8 juta per bulan dan menawarkan benefitasuransi kesehatan, baik rawat inap dan rawat jalan . Sementara, perusahaan B menawarkan gaji Rp12 juta per bulan tanpa benefit lain.

Jika dilihat sekilas, perusahaan B menawarkan gaji lebih besar setiap bulannya, dibandingkan perusahaan A. Namun, perusahaan A memiliki skema benefit lebih baik karena sudah memberikan asuransi kesehatan untuk karyawannya. Dengan kata lain, apabila kayawan di perusahaan A mengalami sakit dan harus rawat inap atau rawat jalan, ia tidak perlu repot-repot lagi menyeluarkan biaya ekstra.

baca juga : Ingin Bekerja Maksimal Di Bawah Tekanan?

Sementara di perusahaan B, meski secara tahunan gaji yang diterima lebih besar ketimbang perusahaan A, tetapi karyawan di sana harus mengalokasikan dana untuk biaya kesehatan pribadi serta keluarga, yang tidak terduga kapan waktunya dan besaran biaya yang akan dikeluarkan.

Kesempatan untuk Berkembang

Umumnya seseorang akan memutuskan untuk pindah dari pekerjaannya, selain karena gaji yang ditawarkan lebih tinggi, juga karena dia ingin jenjang kariernya berkembang. Begitu pula Anda bukan? Karena itu Anda perlu tahu apakah dengan posisi baru Anda ini, ada keterampilan baru yang akan didapat dan seberapa jauh Anda bisa mengembangkan ide dan berkontribusi terhadap pekerjaan yang akan digeluti.

Selain itu, cari tahu apakah perusahaan tersebut mau memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk mengembangkan diri.

Jangan sungkan untuk menanyakan apakah ada program pengembangan di perusahaan tersebut seperti pelatihan, workshop, beasiswa pendidikan, dan jenjang karier yang menjanjikan ke depannya. Tanyakan juga apa saja yang dibutuhkan untuk mendapatkan promosi jabatan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai posisi tersebut.

Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan akan turut memengaruhi kenyamanan Anda dalam bekerja. Artikel When Choosing a Job, Culture Maters di Harvard Business Review mengulas bahwa tidak jarang pencari kerja memasuki suatu perusahaan tanpa memahami budaya perusahaan dan mereka kecewa.

Jadi, Anda perlu mencari tahu seperti apa budaya kerja dari perusahaan yang akan menawarkan Anda pekerjaan. Pelajari bagaimana perusahaan beroperasi. Misalnya, apakah perusahaan tersebut perusahaan multinasional, perusahaan keluarga, atau startup? Bagaimana lingkungan kerja di sana, apakah formal atau santai? Lalu bagaimana jam kerjanya, fleksibel atau tidak? Apakah demografi karyawannya lebih banyak anak muda atau usia tua?

Anda terbiasa bekerja di perusahaan multinasional yang telah memiliki sistem yang jelas untuk jenjang karier, serta reward dan punishment atas pencapaian atau kegagalan kerja Anda, ada baiknya Anda bertanya lebih dalam terkait hal-hal tersebut ketika akan pindah ke perusahaan keluarga atau startup

baca juga : 7 Hal Yang Paling Diincar Karyawan

Bila Anda termasuk generasi milenial mungkin tidak akan cocok dengan budaya perusahaan yang di dalamya didominasi oleh orang–orang tua. Begitu juga tentang masalah jam kerja, Anda yang suka jam kerja fleksibel mungkin akan tersiksa dengan tempat kerja yang sangat ketat mengenai persoalan tingkat kehadiran.

Sudahkah Sejalan dengan Tujuan Karier Jangka Panjang Anda

Saat mendapatkan beberapa tawaran sekaligus, coba renungkan mana pekerjaan yang menjadi passion Anda dan apakah ini bisa menjadi bagian dari estafet untuk menuju jenjang karier yang lebih tinggi ke depannya. Ini penting, agar Anda bisa menikmati pekerjaan tersebut dan tidak sering didera stres atau berujung pada penyesalan.

Senin, 12 Maret 2018

Selalu Gagal dalam Wawancara Kerja? Ini yang Harus Anda Lakukan

selalu gagal dalam wawancara kerja

Dunia Kerja - Hari-hari telah berlalu sejak Anda melakukan wawancara kerja di sebuah perusahaan, dan belum ada yang menelepon atau mengirim email kembali. Padahal Anda yakin sudah mengikuti wawancara dengan baik dan bisa maju ke babak berikutnya, selain itu Anda juga optimistis bahwa Anda adalah orang yang layak berada di posisi tersebut.

Di sinilah hal-hal yang mungkin bisa jadi salah persepsi dalam mengartikannya, lalu bagaimana jika menghadapi situasi tersebut di lain waktu, apa yang seharusnya diperbuat? Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan.

Jadilah diri sendiri

Beberapa pencari kerja sering mengandalkan artikel dan buku untuk melewati wawancara. Kepala Sumber Daya Manusia (SDM) dalam perusahaan juga sudah biasa menyadari panduan tersebut.

Berlatih sebelum melakukan wawancara jadi Anda bisa merasa nyaman dan fleksibel, tapi juga diingat jangan terlalu banyak berlatih sehingga akhirnya terdengar kaku dan tidak alami.

Terkadang pelamar melihat wawancara kerja seperti sebuah hal yang menakutkan dan membuat kekhawatiran padahal wawancara hanyalah sebuah percakapan. Jadi diri sendiri saja dan utarakan siapa Anda dengan mempromosikan apa yang bisa dan pernah Anda lakukan saat bekerja dengan penuh percaya diri Sebelum wawancara, ada baiknya juga untuk menghubungi orang-orang yang mungkin Anda kenal di perusahaan tersebut untuk belajar lebih banyak tentang budaya perusahaannya.

Yakin

Beberapa orang kadang merasa sulit untuk berbicara tentang sukses yang pernah mereka raih. Survei LinkedIn yang memiliki anggota 11.000 pekerja dari 19 negara tahun lalu menemukan bahwa hanya 35 persen yang merasa yakin bisa membicarakan prestasi mereka.

Sebagai pelamar kerja, saat Anda ditanya tentang keberhasilan ketika bekerja, seharusnya dapat dengan cepat dan tepat menjawab pertanyaan tentang prestasi yang pernah diraih.

Namun, kebanyakan justru menjawab agar perusahaan melihat kinerjanya dengan cara membiarkan calon pelamar bekerja terlebih dahulu, kemudian baru bisa melihat hasil kerjanya.

Selain itu, kebanyakan kandidat menjawab dengan satu menit pengenalan agar kehilangan perhatian dari pewawancara. Jika Anda bingung dengan sebuah pertanyaan, sebaiknya katakan saja kepada pewawancara bahwa Anda ingin kembali lagi nanti.

Bersiaplah untuk wawancara secara online

Beberapa perusahaan, khususnya pemula, melakukan wawancara kerja pertama melalui layanan obrolan video seperti Skype. Karena itu, Anda pun perlu mempersiapkan wawancara dengan cara ini.

Berlatihlah di depan cermin dan pilih lokasi yang aman untuk menghindari orang yang tak diinginkan hadir tiba-tiba. Saat latihan, Anda juga harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, seperti berpakaian formal dan bergaya seperti akan menghadiri wawancara sungguhan, karena penampilan termasuk hal yang jadi perhatian saat wawancara kerja.

Rabu, 21 Februari 2018

Cari Kerja di Awal Tahun? Berikut ini 7 Tipsnya Biar Cepat Diterima

Cari Kerja di Awal Tahun tips

Dunia Kerja - Waktu awal tahun sering dipakai orang untuk mencari kesempatan dan lowongan pekerjaan baru. Baik masih berstatus sebagai fresh graduate atau sudah berpengalaman, proses mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Jika salah langkah, impian untuk bekerja di perusahaan idaman pun harus kandas sia-sia.

Tapi jangan khawatir, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar proses pencarian kerja di awal tahun bisa berjalan mulus. Ikut melakukan beberapa trik ini juga bisa membuat Anda lebih mudah diterima kerja di perusahaan.

Apa saja? Berikut ulasannya : 

1. Sesuaikan latar belakang pendidikan dan pengalaman Anda
Akan lebih mudah bagi Anda untuk mendapat pekerjaan apabila melamar sesuai dengan latar belakang pendidikan atau pengalaman kerja sebelumnya. Hindari untuk asal mengklik posisi kerja yang sedang dibuka.

Jika hal ini tidak diperhatikan dengan baik, bisa jadi kredibilitas Anda sebagai pelamar kerja pun akan dipertanyakan.

2. Buat resume sesuai keinginan perusahaan
Saat menulis resume usahakan mengikuti apa yang diinginkan oleh perusahaan, bukan apa yang Anda inginkan. Tulislah lamaran sesuai dengan persyaratan kerja yang diminta. Misalnya Anda sudah memiliki format lamaran siap kirim ke setiap perusahaan, sebaiknya ditinjau ulang sebelum dikirim.

3. Fokus pada relevansi
Ketika menulis tentang pengalaman kerja, sekali lagi buat seringkas mungkin karena menulis panjang belum tentu membuat Anda dipanggil dan diwawancara.

Jelaskan semua posisi dan tugas yang pernah Anda lakukan di setiap pekerjaan-pekerjaan sebelumnya. Namun jika mungkin, tulislah yang paling relevan dengan posisi yang diinginkan oleh perusahaan.

4. Lakukan riset mengenai perusahaan
Melakukan riset sebelum wawancara kerja sangatlah penting. Anda bisa mencari taunya melalui website resmi perusahaan. Nah berikut ini ada beberapa hal yang harus Anda ketahui mengenai perusahaan: Perusahaan bergerak di bidang apa, sejarah perusahaan, culture perusahaan dan masih banyak lagi.

Dengan mengetahui tentang perusahaan, Anda akan merasa lebih percaya diri karena sudah mengetahui tentang perusahaan. Dan Anda tidak perlu pusing ketika ditanya yang tentang perusahaan tempat Anda melamar.

5. Poles kemampuan wawancara kerja
Kebanyakan orang saat melakukan interview kerja berusaha untuk “menjual diri” sebaik mungkin. “Menjual diri” dianggap oleh banyak orang untuk menunjukkan kemampuan mereka dan intelektual mereka di depan pimpinan. Padahal sebenarnya bukan begitu cara mempromosikan diri pada saat wawancara.

Penjualan diri yang bagus mengharuskan Anda mengajukan pertanyaan bagus dan mendengarkan dengan saksama jawabannya.

Menjual diri dengan cara mengajukan pertanyaan membuat Anda terlihat lebih pintar. Selain itu, dengan pertanyaan- pertanyaan yang Anda ajukan kemungkinan Anda menemukan celah sisi lain perusahaan atau pekerjaan yang akan Anda masuki.

6. Hubungi perusahaan jika tidak ada informasi lanjut
Satu minggu adalah waktu yang cukup untuk menunggu keputusan perusahaan. Sebaiknya, tanyakan pada HRD mengenai penerimaan lowongan melalui telepon.

7. Fokus pada peluang lainnya, tidak hanya satu
Jika perusahaan tersebut tidak merekrut Anda, masih ada perusahaan yang lain yang masih membuka peluang bagi pencari kerja. Gunakan internet untuk mencari tahu informasi lowongan kerja. Bahkan, Anda pun dapat leluasa memilih perusahaan dan jabatan yang diinginkan.

Ingin mengetahui berbagai informasi tips seputar dunia kerja silahkan kunjungi wartakerja.net.

Kamis, 07 September 2017

Berikut Panduan Cara Daftar Simulasi CAT Gratis Dari BKN


Dunia Kerja - Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyediakan portal resmi yang ditujukan kepada para pelamar seleksi CPNS 2017.

CAT BKN menjamin hasil yang diperoleh peserta ujian dapat diketahui secara langsung tanpa perlu menunggu lama. Nilai hasil ujian akan langsung keluar setelah selesai mengikuti ujian. Hasil ujian dengan CAT BKN dapat dipertanggungjawabkan. Aksi peserta pada setiap soal termonitor dalam sistem yang memudahkan dalam audit jika terjadi hal tak terduga selama ujian berlangsung. Proses ujian dengan CAT BKN dapat dipantau oleh semua pihak. Pergerakan nilai dari awal pengerjaan sampai dengan selesai dapat diikuti dan jawaban peserta dapat dilacak.

Berikut Panduan Cara Daftar Simulasi CAT Gratis Dari BKN.

- Silahkan kunjungi laman berikut : http://cat.bkn.go.id.
- Selanjutnya anda akan melakukan pendaftaran akun. Klik menu Simulasi dan pilih Daftar.

halaman utama

- Kemudian akan muncul form pendaftaran, silahkan isi dengan lengkap dan diakhiri dengan klik Simpan.

form pendaftaran

- Selanjutnya akan melakukan aktivasi akun yang sudah didaftar, kode aktivasi akan dikirimkan ke alamat email yang anda gunakan untuk mendaftar. Silahkan periksa kotak masuk email anda.

kode aktivasi

- Klik Aktifasi Akun, dan masukkan kode aktivasi anda dan klik OK.

aktivasi akun

masukkan kode aktivasi

- Proses pendaftaran selesai dan anda dapat langsung memulai simulasi CAT gratis.

pendaftaran selesai

mulai simulasi

Demikian panduan cara daftar Simulasi CAT Gratis dari BKN. Semoga membantu dan selamat mencoba.

Rabu, 23 Agustus 2017

Ini Tips Bagi Anda Apabila Kuliah Sambil Bekerja


Dunia Kerja - Terkadang, karena tuntutan ekonomi atau sekedar menghabiskan waktu senggang di tengah-tengah waktu kuliah, terlintas di pikiran untuk berkuliah sambil kerja. Apakah salah untuk kuliah sambil kerja? Tentu tidak salah. Ketika seseorang memutuskan untuk kuliah sambil kerja, terkadang terdapat risiko besar yang menghadang. Risikonya adalah ketika kita tidak mampu membagi waktu dengan baik.

Kuliah sambil bekerja tentu bukan hal yang mudah. Mengingat banyak tugas menanti untuk segera diselesaikan. Bahkan tidak memiliki waktu untuk diri sendiri lantaran terlalu sibuk menuntut ilmu di kampus bersamaan dengan bekerja di kantor. Tak heran jika sebagian besar mahasiswa akhirnya harus memilih antara meneruskan belajar atau lanjut bekerja. Padahal mengatur waktu saat kuliah sambil bekerja dapat dilakukan meskipun terasa sulit.

Cemas tidak bisa membagi waktu antara kuliah dan kerja bukanlah masalah yang tidak bisa dicari solusinya. Keuntungan melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi adalah investasi jangka panjang untuk karier seseorang. Semangat dan disiplin yang tinggi dalam membagi waktu, seseorang pasti bisa menjalaninya dengan baik. berikut ada beberapa tips agar teman-teman dapat sukses kuliah sambil bekerja:

1. Fokus
Tetap fokus adalah salah satu kunci mengatur waktu di kampus dan kantor, pastikan juga anda tidak memikirkan tugas kuliah saat berada di kantor, begitu sebaliknya. Belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan dan kerjakan tugas-tugas dari kantor dan dosen sebaik mungkin. Ingat selalu berusaha lakukan yang terbaik tak pedulu seberapa ketat jadwal anda.

2. Gunakan Skala Prioritas
Orang sukses sangat memahami kegiatan, bagaimana memanfaatkan waktu dan realistis mengadapi situasi yang ada. pelajari berbagai teknik yang membuatnya dapat melakukan beberapa pekerjaan ganda dalam waktu yang sibuk. Hal terpenting adalah Anda mampu memprioritaskan tugas di kampus dan kantor. Anda tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu dan lebih penting. Pandai mengatur prioritas akan memudahkan anda mengatur waktu antara kuliah dan bekerja. Buatlah semacam jadwal ‘deadline’ tugas mana yang harus diselesaikan/diprioritaskan terlebih dahulu.

3. Perhatikan Jenis Pekerjaan
Pekerjaan yang terlalu berat dan terforsir akan membuat Anda menjadi lelah dan tak nyaman dalam menjalankan kuliah. Oleh karenanya, perhatikan jenis pekerjaan yang tidak mengganggu kuliah anda. Risiko yang paling besar dari kelelahan kuliah sambil bekerja adalah tubuh mudah sakit. Jadi, pilihlah pekerjaan yang menurut Anda ringan dan tidak terlalu berat untuk dipikul secara bersaman ketika sedang menjalani kuliah.

baca juga : Gaji atau Idealisme, pilih mana ?

4. Perhatikan Jam Kerja
Ketika ingin bekerja, pastikan jam pekerjaan yang Anda ambil tidak berbarengan dengan jam kuliah. Jika hal ini terjadi, bisa dipastikan bahwa kuliah maupun pekerjaan Anda tidak akan bisa maksimal dikerjakan. Hal tersebut dikarenakan jadwal kerja jelas akan mengganggu kuliah. Padahal sebagai mahasiswa kegiatan utama adalah belajar. Carilah pekerjaan yang tidak mengganggu waktu kuliah.

Selasa, 22 Agustus 2017

Ingin Bekerja Maksimal Di Bawah Tekanan? Coba 5 Tips Berikut


Dunia Kerja - Hal paling sederhana yang dapat dilakukan ketika dituntut untuk bekerja di bawah tekanan adalah dengan tetap tenang. Sayangnya, hal tersebut tidak semudah mengucapkannya. Selama menerapkan cara-cara berikut ini, setidaknya Anda akan tetap mampu mengerahkan usaha terbaik untuk bekerja di bawah tekanan.

1. Anggap sebagai tantangan, bukan ancaman
Mayoritas orang memandang situasi penuh tekanan sebagai ancaman. Wajar saja, sebenarnya, namun hal tersebut dapat membuat mereka bekerja dengan kurang baik. Dalam bukunya yang berjudul Performing Under Pressure: The Science of Doing Your Best When It Matters Most, Hendrie Weisinger dan J.P. Pawliw-Fry mengatakan bahwa memandang tekanan sebagai ancaman hanya akan menurunkan tingkat kepercayaan diri, menimbulkan perasaan takut gagal, mengganggu memori jangka pendek, dan mendorong perilaku impulsif.

Singkatnya, memandang tekanan sebagai ancaman memang merupakan hal yang buruk. Sebaliknya, Anda harus memandang tekanan sebagai sebuah tantangan. Ketika melakukan hal tersebut, tubuh Anda akan terstimulasi untuk menyediakan energi dan perhatian yang dibutuhkan demi dapat memberikan usaha terbaik. Terapkan mindset ini pada kehidupan sehari-hari agar Anda terbiasa ketika harus bekerja di bawah tekanan.

2. Fokus pada proses, bukan hasil
Cara satu ini terdengar mudah, namun tidak banyak orang yang berhasil melakukannya secara gemilang. Dengan mengerahkan seluruh perhatian dan tenaga pada pekerjaan di depan mata, Anda mampu menentukan langkah-langkah penting yang harus ditempuh untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Bagi seorang mahasiswa yang mendapat tugas menulis esai, misalnya, fokus pada proses berarti berkonsentrasi untuk menulis esai yang mengangumkan, bukannya bingung memikirkan nilai yang ia dapatkan, apa yang akan terjadi jika ia tidak mendapat hasil yang diharapkan, dan lain sebagainya.

3. Lakukan secara perlahan
Ketika berada di bawah tekanan, wajar jika Anda jadi berpikir lebih cepat dari biasanya. Meski begitu, usahakan agar hal tersebut tidak terjadi. Tanpa disadari, Anda akan bergerak lebih cepat dari biasanya, membuat Anda mengerjakan sesuatu sebelum Anda benar-benar siap. Hasilnya, Anda tidak dapat berpikir jernih sehingga melewatkan informasi-informasi penting. Berpikir secara cepat juga dapat menyebabkan adanya overthinking. Akibatnya, Anda jadi tidak fokus pada proses pengerjaan di depan mata.

Solusinya, Anda harus menenangkan diri dan lakukan pekerjaan secara perlahan. Luangkan waktu beberapa detik untuk menarik napas dan merancang rencana. Menghilangkan segala distraksi akan membuat diri Anda memasuki fase “flow state”, yakni tingkat konsentrasi tinggi yang biasanya membantu atlet untuk fokus pada momen tertentu dan tetap tenang. Meskipun istilah tersebut lebih sering digunakan di kalangan atlet profesional, flow state masih dapat dirasakan oleh setiap orang yang sedang benar-benar fokus dengan pekerjaannya. Hasilnya, Anda akan mampu berpikir secara lebih fleksibel, kreatif, sehingga hasil yang didapat pun bisa sesuai ekspektasi.

4. Dengarkan musik
Berada di bawah tekanan akan membuat Anda mengalami anxiety, atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut dengan gangguan kegelisahan. Mendengarkan musik mampu membantu Anda untuk mendistraksi diri dari perasaan anxiety tersebut. Cara penerapannya pun mudah sekali. Misalnya, Anda diharuskan untuk melakukan presentasi penting di depan jajaran direksi dalam beberapa hari ke depan. Beberapa menit sebelum presentasi mulai, sempatkan diri Anda untuk mendengarkan musik. Jika bingung memilih musik yang pas, Anda bisa memilih lagu-lagu bernuansa slow yang mampu menenangkan pikiran sekaligus meredakan detak jantung yang biasanya meningkat ketika berada di bawah tekanan.

baca juga : Tips Hadapi Bos Yang Lebih Muda

5. Jangan dipendam sendirian
Sebuah studi melaporkan bahwa bercerita kepada orang lain tentang tekanan yang Anda rasakan telah terbukti mampu mengurangi stres dan kegelisahan. Tidak hanya itu, kemungkinan besar orang yang Anda ajak bicara akan memiliki feedback atau kalimat-kalimat yang mampu membuat Anda lebih semangat dan percaya diri. Jika Anda merasakan tekanan ketika sedang mengerjakan proyek di kantor, mungkin Anda bukan satu-satunya orang yang merasakan hal sama. Membahas tentang perasaan tertekan tersebut akan membuat rekan-rekan kerja Anda merasa tidak sendirian.

Semoga beberapa cara di atas mampu membantu Anda untuk tetap bekerja secara baik dan maksimal meskipun sedang berada di bawah tekanan. Ingatlah pula bahwa stres yang disebabkan oleh tekanan tidak hanya tentang psikologi, melainkan juga fisik. Jika jantung berdetak terlalu cepat atau tenggorokan cepat terasa kering, luangkan waktu untuk menarik napas panjang dan meminum air mineral secukupnya.

Selasa, 15 Agustus 2017

Tips Dari Menaker Untuk Mudah Cari Kerja Buat Mahasiswa


Dunia Kerja - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri membeberkan rahasia sukses kepada para mahasiswa Indonesia agar berhasil menembus dunia kerja yang penuh persaingan. Salah satunya dengan memperluas jaringan untuk membuka banyak kesempatan kerja.

"Masa-masa kuliah harus sebaik mungkin dengan membekali diri. Pendidikan yang baik menjadi pondasi dan jalan tercepat meraih karier apapun di masa depan," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (13/8/2017).

Dia menuturkan secara detail hal apa saja yang harus diperhatikan mahasiswa. Pertama, perkuat karakter seseorang yang terbentuk selama belajar di lembaga pendidikan dan keluarga. Kedua, ilmu pengetahuan yang menjadi sumber dari kompetensi seseorang di masa mendatang.

"Ketiga memperluas jaringan yang dibangun selama mengikuti proses di kampus. Ketiga hal tersebut sangat penting untuk terus diasah dan didalami selama berproses di kampus," kata dia.

Hanif juga menyatakan, kompetensi dan jati diri merupakan dua sisi yang harus dimiliki para mahasiswa sebagai calon tenaga kerja.

"Kompetensi tenaga kerja menjadi syarat mutlak untuk dapat bersaing di semua level tingkatan, baik nasional maupun internasional. Sedangkan jati diri mencerminkan karakter yang dimiliki oleh setiap tenaga kerja," kata Hanif.

baca juga : Ini Tips Ampuh Bangkitkan Semangat Mencari Kerja

Hanif juga mengingatkan kepada pengelola perguruan tinggi agar menyeimbangkan dinamika dunia usaha dan industri. Dengan demikian perguruan tinggi tersebut diharapkan melahirkan lulusan yang kompeten dan berkarakter.‎

Senin, 14 Agustus 2017

7 Hal Ini Bisa Anda Lakukan Apabila Mau Lolos Tes CPNS



Dunia Kerja - Pendaftaran calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2017 di lingkungan Mahkamah Agung (MA) serta Kementerian Hukum dan ‎HAM telah dibuka. Formasi kali ini ditujukan untuk 19.210 orang, terdiri dari 1.684 untuk Mahkamah Agung dan 17.526 untuk Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam seleksi CPNS 2017 kali ini ada beberapa tes dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) yang harus diikuti pelamar. Tes tersebut antara lain Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Agar lolos seleksi kompetensi dasar, peserta harus lolos atau melewati ambang batas (passing grade) yang akan ditetapkan dengan Peraturan Menteri PANRB.

Minat yang besar para pencari kerja untuk bisa menjadi seorang PNS tentu membuat seleksi penerimaan ini bukan hal yang mudah untuk dilewati. Tapi jangan khawatir, dengan berbagai persiapan yang tepat keinginan Anda untuk bisa lolos tes CPNS pun bisa terwujud.

Berikut 7 tips lulus tes CPNS :

1. Pastikan persyaratan Anda lengkap saat mendaftar
Agar keinginan Anda untuk menjadi PNS bisa terwujud, maka persiapan yang matang sangat diperlukan. Tidak hanya mempersiapkan kemampuan diri untuk mengikuti tes, persyaratan dan berkas administrasi juga mutlak harus diperhatikan dengan teliti, supaya lolos seleksi administrasi.

2. Pelajari kisi-kisi tes CPNS 
Sebelum seleksi dimulai, pihak kementerian biasanya memberikan kisi-kisi mengenai seleksi serta materi apa saja yang akan keluar saat tes berlangsung. Pastikan Anda membaca kisi-kisi tersebut dengan baik.

3. Berlatih mengerjakan soal
Anda bisa pergi ke toko buku untuk menemukan kumpulan soal-soal tes CPNS. Beberapa situs juga ada yang menyediakan contoh soal yang telah diujikan dalam seleksi CPNS sebelumnya. Anda bisa mengerjakan soal ini sembari berlatih meningkatkan kemampuan Anda.

4. Hitung waktu Anda dalam mengerjakan soal 
Pelamar juga akan mengikuti Tes Intelegensi Umum (TIU) yang dimaksudkan untuk menilai kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis. Tes ini juga untuk menilai kemampuan numerik, yaitu kemampuan melakukan operasi, perhitungan angka dan melihat hubungan di antara angka-angka.

Selain mencoba berlatih mengerjakan soal, Anda juga perlu menghitung waktu yang dibutuhkan saat mengerjakan soal tersebut. Hal ini dilakukan agar Anda bisa benar-benar memakai waktu tes dengan bijak.

5. Pelajari seluk beluk posisi diinginkan 
Jangan lupa untuk mempelajari seluk beluk posisi yang inginkan. Lakukan riset sebanyak yang Anda butuhkan untuk meruntuhkan rasa panik yang kemungkinan besar akan melanda diri Anda. Hal ini krusial, agar Anda memiliki senjata ampuh untuk menghadapi kemungkinan buruk yang mungkin timbul saat sedang menjalani tes nantinya.

6. Persiapkan tubuh dan mental Anda dalam kondisi terbaik 
Jantung terasa berdebar, pikiran yang tidak tenang, sikap khawatir, adalah contoh yang kerap dialami orang yang akan menghadapi tes masuk kerja. Meski merupakan hal lumrah, hal ini bisa saja mengganggu Anda untuk mengisi tes dengan baik.

Untuk menghindari hal ini, pastikan tubuh dan mental Anda benar-benar siap sebelum mengikuti tes. Olahraga dan tidur yang cukup bisa membuat Anda makin siap dalam menghadapi tes ini.

baca juga : Simulasi CAT Gratis Dari Portal Resmi BKN

7. Jangan berbohong saat mengisi tes kepribadian 
Dalam seleksi CPNS 2017 nanti, pelamar akan mengikuti Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Tes ini dimaksudkan untuk menilai integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orientasi kepada orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan.

Karena sifatnya merupakan tes kepribadian, maka pastikan jawaban yang Anda isi benar-benar jujur. Hindari juga niat untuk mengisi dengan jawaban yang mengada-ada hanya agar Anda bisa diterima.

Selasa, 16 Mei 2017

Mau Cari Kerja Saat Hamil? Ikuti Cara Ini


Dunia Kerja - Mencari pekerjaan bukanlah hal mudah. Apalagi ketika Anda sedang mengandung. Urusan mencari pekerjaan pun akan terasa lebih rumit. Karena tidak semua perusahaan dapat menerima pegawai baru yang sedang mengandung.

Walau begitu, mencari pekerjaan ketika sedang mengandung bukanlah hal yang mustahil. Anda tetap bisa mendapat pekerjaan yang diinginkan apabila Anda tahu caranya.

Berikut lima cara yang dapat Anda lakukan apabila ingin mendapat pekerjaan ketika sedang hamil :

1. Mencari pekerjaan yang tepat 
Cobalah untuk mencari pekerjaan yang tepat. Tepat di sini maksudnya adalah pekerjaan yang dapat mengerti akan kondisi yang sedang Anda alami. Tidak semua pekerjaan memberikan keringanan pada pegawainya yang sedang hamil. Untuk itu, Anda pun harus benar-benar selektif dalam memilih perusahaan. Riset dan telisik dahulu bagaimana kondisi bekerja di sana.

2. Jangan memberitahukan kehamilan ketika wawancara 
Ketika Anda diundang untuk wawancara kerja, ahli karier menyarankan Anda untuk tidak langsung memberitahukan kondisi kehamilan Anda pada pewawancara. Cobalah untuk tetap fokus menonjolkan kapabilitas dan kemampuan Anda untuk menjalankan pekerjaan yang ada.

3. Yakin dalam menjawab pertanyaan 
Nantinya Anda pun akan ditanya mengenai kehamilan yang sedang dialami. Ketike pertanyaan ini muncul, cobalah untuk menjawab dengan yakin. Pastikan jawaban Anda dapat meyakinkan pewawancara bahwa Anda akan tetap bisa menjalani tugas yang disediakan walaupun sedang hamil.

baca juga : 5 Hal Ini Jangan Dilakukan Saat Sedang Berburu Kerja

4. Jangan langsung menanyakan kebijakan perusahaan 
Setiap perusahaan memiliki kebijakan perusahaan bagi pegawai yang sedang hamil. Walaupun butuh, cobalah untuk tidak langsung menanyakan hal ini. Tunggulah sampai waktu Anda menandatangani kontrak pekerjaan. Waktu ini merupakan waktu yang tepat bagi Anda untuk menanyakan kebijakan perusahaan tersebut.

5. Menunjukkan kemampuan
Jangan lupa untuk tetap menonjolkan kemampuan yang Anda miliki ketika sedang wawancara kerja. Walaupun sedang mengandung, bukan berarti Anda tidak bisa untuk memberikan penjelasan tentang apa saja keahlian yang dimiliki yang bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan pekerjaan.

Kesalahan Berikut Membuat Anda Tak Kunjung Dapat Kerja


Dunia Kerja - Mencari pekerjaan memang sulit. Anda harus membuat belasan CV dan terus memantau situs lowongan pekerjaan, banyak berdoa agar wawancara kerja Anda berjalan lancar dan segera diterima di perusahaan tersebut.

Namun terkadang tak peduli seberapa keras Anda mencoba dan mempersiapkan segalanya tetap saja wawancara kerja Anda tidak berhasil, seolah usaha yang Anda lakukan masih belum cukup untuk bisa diterima di perusahaan yang Anda inginkan.

Mungkin tanpa disadari Anda telah melakukan 4 kesalahan yang membuat Anda tidak bisa diterima bekerja. Berikut 4 kesalahan yang dimaksud:

1. Tidak Antusias Saat Wawancara
Walaupun Anda sedang dirundung masalah dan sedang dalam suasana hati yang buruk, ketika wawancara kerja semua itu harus Anda tutupi. Jangan sekali-sekali datang dengan muka masam untuk wawancara. Tidak ada perusahaan yang ingin mempekerjakan seseorang yang selalu mengeluh dan bermuka masam. Benar jika perusahaan seharusnya lebih memperhatikan skill yang Anda punya, tapi mereka juga ingin bekerja dengan orang yang tidak memberi dampak negatif pada tim.

2. Tidak Mempersiapkan
Diri Sebelum melakukan wawancara kerja, pastikan Anda sudah mempersiapkan hal-hal yang mendasar. Ini bukan masalah Anda menggunakan baju dan tatanan rambut yang baik saja, setidaknya Anda harus mengetahui informasi mengenai perusahaan yang ingin Anda lamar atau mengetahui informasi tentang pewawancara Anda. Pengamat Karier Maggie Reyes mengatakan, persiapan saat wawancara sangat sederhana. Cukup dengan buka situs resmi perusahaan tersebut maka Anda akan mendapatkan semuanya. Terdengar sepele memang, namun harus diperhatikan agar wawancara Anda tidak berjalan sia-sia.

3. Mengabaikan Wawancara Telepon 
Hanya karena ini adalah sebuah wawancara via telepon, bukan berarti Anda tidak harus mempersiapkan apapun. Lakukan sebaik mungkin selayaknya Anda wawancara secara langsung. Sekarang banyak perusahaan yang memilih untuk melakukan wawancara via telepon terlebih dahulu sebelum mengundang Anda untuk wawancara langsung. Jadi, tetap lakukan dua poin di atas dan lakukan yang terbaik.

baca juga : Cara Untuk Menemukan Pekerjaan Impian

4. Tidak Membaca Deskripsi Pekerjaan Dengan Baik 
Memasukan lamaran ke berbagai posisi tanpa mempelajarinya terlebih dahulu tidak akan membuat Anda cepat mendapat pekerjaan. Pelajari baik-baik deskripsi pekerjaan yang ditawarkan, cari posisi yang paling cocok dengan skill yang Anda miliki. Jika Anda tidak memperhatikan itu, justru nantinya Anda akan kesulitan ketika wawancara karena Anda tidak mengetahui banyak dengan posisi yang sebenarnya tidak cocok dengan skill yang Anda miliki. Mulai sekarang perhatikan hal-hal kecil yang sebenarnya sangat mempengaruhi hasil wawancara kerja Anda. Kenali perusahaannya dengan baik, pahami posisi yang sebenarnya cocok untuk Anda, dan kendalikan suasana hati demi kelancaran wawancara kerja Anda.

Rabu, 10 Mei 2017

5 Hal Ini Jangan Dilakukan Saat Sedang Berburu Kerja


Dunia Kerja - Tingginya persaingan di dunia kerja membuat banyak orang harus semakin kreatif dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki. Banyak orang yang berbondong-bondong untuk berburu mencari pekerjaan yang sesuai dengan kepribadian.

Adakalanya usaha mencari kerja terasa begitu sulit. Padahal ternyata, bisa jadi hal tersebut terjadi karena Anda melakukan beberapa hal yang sepatutnya tidak dilakukan.

Dilansir Forbes, berikut lima hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan ketika sedang berburu pekerjaan:

1. Merendahkan kemampuan diri 
Setiap orang memiliki kemampuannya masing-masing. Hal inilah yang harus menjadi perhatian utama saat mencari pekerjaan. Jangan sampai Anda merendahkan kemampuan yang dimiliki hanya agar cepat mendapat pekerjaan.

2. Mengirim aplikasi ke semua pekerjaan 
Akan lebih baik apabila Anda mengetahui pekerjaan apa yang sesuai dengan diri Anda. Jangan sampai Anda hanya mengirim aplikasi ke semua pekerjaan tanpa tahu apa kemampuan terbaik Anda.

3. Tidak percaya diri saat wawancara 
Satu hal yang paling dilihat perusahaan ketika wawancara adalah tingkat kepercayaan diri yang Anda miliki. Mereka yang tidak percaya diri hanya akan memiliki kesempatan kecil untuk diterima perusahaan.

4.Tidak bernegosiasi saat wawancara 
Hal lain yang harus dilakukan sebelum menerima pekerjaan adalah bernegosiasi tentang seluk beluk pekerjaan Anda. Anda pun dapat membicarakan tentang manfaat serta keuntungan yang didapat ketika bekerja.

baca juga : Ini Tips Ampuh Bangkitkan Semangat Kerja

5. Sembarangan dalam menerima tawaran 
Tidak semua tawaran pekerjaan merupakan tawaran yang pas untuk Anda. Anda pun harus berhati-hati dalam memilih mana tawaran pekerjaan yang paling pas dengan kemampuan Anda. Dengan begini, Anda pun dapat menjalankan pekerjaan itu dengan lebih baik.

Anda Masih Magang? Berikut Tips Ampuh Agar Jadi Pegawai Tetap

 

Dunia Kerja - Magang sering dijadikan cara bagi para mahasiswa atau mereka yang baru lulus untuk mendapat pengalaman nyata di dunia kerja. Tak jarang, dimulai dari magang banyak orang yang akhirnya berlanjut untuk mendapat posisi sebagai pegawai tetap dalam sebuah perusahaan. Sejatinya strategi ini tidaklah sulit.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan asalkan semua kemampuan bisa Anda tunjukkan selama masih berstatus magang. Berikut ini 5 tipsnya melansir CNBC, Senin (27/3/2017):

1. Tunjukkan kemampuan terbaik
Cara pertama yang bisa Anda lakukan agar bisa 'terlihat' di kantor adalah dengan mengeluarkan segenap kemampuan yang dimiliki. Setiap diberi tugas dan pekerjaan usahakan untuk menyelesaikannya dengan baik. Jangan lupa juga untuk meminta saran atau masukan dari atasan atas pekerjaan yang telah dilakukan.

2. Perluas koneksi 
Selama masih ada di perusahaan, tak ada salahnya Anda membuka keran koneksi seluas-luasnya. Bukan hanya dengan atasan satu divisi, Anda juga harus mencoba untuk bergaul dengan pegawai dari divisi lain termasuk mereka yang duduk di kursi HRD (Human Resources Department). Siapa tau, dengan begini Anda pun bisa mendapat pertimbangan khusus setelah masa magang selesai.

3. Tetap profesional 
Walau masih berstatus sebagai karyawan magang, tidak ada salahnya untuk menunjukkan kesan profesional ketika bekerja. Hal ini bisa terlihat dari cara Anda memilih pakaian, berkomunikasi dengan rekan kerja hingga mengerjakan tugas yang diberikan atasan.

baca juga : 7 Hal Yang Paling Diicar Karyawan

4. Serap ilmu sebanyak-banyaknya 
Proses magang seharusnya bisa menjadi proses belajar. Termasuk di antaranya belajar memahami jika memang perusahaan atau bidang tersebut tidak cocok dan tidak nyaman untuk Anda. Lakukan penilaian dan refleksi pada diri sendiri. Jangan lupa, serap semua ilmu yang bisa Anda dapatkan kala sedang mencicipi pengalaman di dunia kerja ini.

5. Utarakan niat
Terakhir, jangan ragu-ragu untuk mengatakan bahwa Anda memang berniat untuk membangun karier di perusahaan tersebut. Tak perlu terlalu memaksa, namun pastikan mereka mengetahui Anda sangat menikmati masa-masa magang di perusahaan dan ingin mendapat pengalaman lebih banyak lagi.

Selasa, 07 Maret 2017

Ini Tips Ampuh Bangkitkan Semangat Mencari Kerja


Dunia Kerja - Jika kamu saat ini berada dalam kondisi sedang mencari pekerjaan, pastinya banyak mendapatkan beberapa saran dari keluarga atau teman bagaimana agar bisa diterima bekerja. Memang bukan hal mudah untuk mendapatkan pekerjaan impian apalagi kompetisi di lapangan yang semakin ketat. Meski banyak memasukkan lamaran kerja di beberapa perusahaan, tapi kenyataannya sampai saat ini belum ada satupun yang menerima kamu.

Pastinya bila hal tersebut terjadi pada kamu, mungkin akan merasakan putus asa serta tidak bersemangat lagi mencari pekerjaan. Berikut ini ada beberapa tips yang disarankan laman universityherald agar tetap semangat saat berburu pekerjaan bagi para pencari kerja:

1. Jangan berkecil hati dengan penolakan 
Kamu tidak bisa selalu berharap agar segera diterima saat melamar bekerja. Serangkaian penolakan mungkin dapat membuatmu berkecil hati dan frustasi, tapi hal ini jangan sampai membuat kamu berhenti mengejar apa yang ingin dicapai. Jadikan penolakan sebag​a​i hal yang membuatmu semakin bersemangat, lakukanlah apa saja ingin dilakukan, yang penting jangan​ sampai​ menyerah.

2. Selalu tetapkan tujuan baru 
Setelah membuat lamaran ke tempat yang diinginkan, jangan sampai terpaku di satu tujuan saja, namun juga harus melihat ke perusahaan lainnya juga. Tidak harus ke perusahaan yang besar dan terkenal, tapi pastikan pekerjaan tersebut sesuai dengan keterampilan dan kemampuan yang kamu miliki. Miliki tujuan ketika bekerja, sehingga dapat memberikan kamu arah. Setelah kamu mendapat pekerjaan ideal mungkin bisa bertanya pada diri sendiri masih adakah sesuatu yang bisa dilakukan untuk membangun karier sehingga akan membuatmu berkembang.

3. Jadilah pendengar yang baik 
Ketika melamar pekerjaan, milikilah kemampuan menjadi seorang pendengar yang baik. Jangan sampai membuat kesalahan karena gagal mendengarkan saat kamu menerima pesan. Sebuah proses komunikasi yang efektif juga berlaku dalam wawancara, hal ini penting bagi kamu untuk tahu kapan waktunya berbicara, dan kapan harus berhenti berbicara untuk mendengarkan orang yang sedang ​mewawancara​i​.

baca juga : Cara Menemukan Pekerjaan Impian

4. Survei perusahaan 
Setelah melihat lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan dan minat yang kamu miliki, sebaiknya segeralah lakukan survei tentang perusahaan tersebut sebelum memutuskan untuk mengirimkan lamaran. Hal ini agar tidak membuang waktu dan energi saat berburu pekerjaan.​

Tips Hadapi Bos Yang Lebih Muda


Dunia Kerja - Seseorang yang mendapat kepercayaan untuk duduk di kursi pimpinan biasanya identik dengan sosok yang berwibawa dan diasosiasikan dengan kelompok umur tertentu. Namun pergeseran tren budaya kerja kini memungkinkan seseorang yang lebih muda untuk menduduki pucuk pemimpinan sebuah perusahaan. Tak jarang pula, ia harus memimpin beberapa pegawai yang memiliki usia lebih tua daripada dirinya.

Apabila Anda merupakan pegawai yang harus dipimpin dengan bos lebih muda, maka beberapa hal pun harus dilakukan agar bisa beradaptasi dengan lebih baik. Apa saja caranya? Melansir laman Forbes, Rabu (8/2/2017) berikut ulasannya:

1. Jaga perilaku
Dipimpin oleh bos yang lebih muda mungkin akan membuat Anda merasa tersaingi. Ego Anda pun akan terusik dan terus membanding-bandingkan kemampuan yang Anda miliki dengannya. Tapi, hal ini tidak boleh terus terjadi. Sebagai bawahan, Anda harus tetap bisa menjaga perilaku dan memperlihatkan dukungan terhadap apa yang ia lakukan.

2. Memiliki rasa empati
Bos Anda mungkin merasa sungkan untuk bekerja bersama di awal waktu. Tapi cobalah untuk menunjukkan rasa empati dengan senantiasa membantu apa yang ingin dilakukannya.

3. Beri Bantuan 
Bagian terbesar dari pekerjaan Anda umumnya adalah untuk menunjang performa kerja atasan Anda, jadi jika atasan Anda kemudian mengalami kesulitan, bersiaplah untuk memberi bantuan sebisa mungkin. Satu hal yang perlu Anda ingat adalah jangan berusaha menjadi mentor atau berusaha menggurui. Fokus saja untuk menyajikan data, informasi, dan fakta yang dibutuhkan beliau untuk melaksanakan pekerjannya dengan baik.

4. Serap ilmu yang dimiliki 
Bekerja dengan atasan yang lebih muda memberi Anda kesempatan untuk melihat hal-hal baru, baik dalam bentuk ide unik, penggunaan teknologi, atau cara mengambil keputusan. Semakin cepat Anda mengadopsi mindset optimistik ini, maka akan semakin mulus hubungan kerja Anda dengan sang atasan.

baca juga : Faktor Yang Perlu Dikuasai di Dunia Kerja

5. Terus perluas jaringan 
Memiliki bos dengan usia lebih muda juga berarti bahwa Anda memiliki kesempatan lebih besar untuk memperluas jaringan. Anda dapat bertemu dengan koleganya yang berada di lingkup kerja yang berbeda. Keahlian dan kenalan baru akan meningkatan kepercayaan diri Anda dan bisa jadi membuka pintu kesempatan baru yang tidak terduga.

6. Jadikan motivasi 
Memiliki atasan lebih muda kadang kala memang membuat diri Anda rentan terserang minder dan hilang kepercayaan diri. Jadikan ini pengingat bagi Anda untuk selalu memperbarui keahlian dan pengembangan diri. Dengan begitu, tangga karier yang lebih tinggi pun bisa Anda gapai.

Saat Merasa Bosan Bekerja Lakukan Hal Ini


Dunia Kerja - Salah satu tantangan yang sering terjadi ketika bekerja adalah rasa bosan yang sering melanda. Kalau sudah begini, produktivitas yang dirasakan oleh para pekerja pun akan menurun.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini di kantor. Kadang, rasa bosan tersebut muncul akibat Anda tidak bisa mengatur waktu dengan baik.

Untuk menghilangkan rasa jenuh dan malas di kantor, berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan melansir Lifehack.org, Senin (13/2/2017):

1. Buat rencana hiburan Berhentilah dari pekerjaan Anda sejenak
Gunakan waktu kerja Anda untuk merencanakan liburan yang ingin Anda lakukan. Membayangkan hal menyenangkan seperti pergi liburan dapat meningkatkan mood di kantor.

2. Lakukan hal lebih banyak Cara satu ini mungkin terdengar tak masuk akal
Namun mungkin saja, kebosanan Anda melanda akibat kemampuan Anda tidak digunakan dengan maksimal. Cobalah untuk meminta tugas lain dari bos Anda atau mengerjakan proyek lebih besar. Anda pun tidak akan merasa bosan.

3. Belajar hal yang baru 
Cara ampuh yang bisa dilakukan untuk mengobati rasa bosan di kantor adalah dengan memanfaatkan waktu untuk belajar hal baru. Anda mungkin memiliki keinginan untuk bisa menguasai saty kemampuan. Melakukannya di waktu senggang apalagi ketika Anda bosan merupakan cara yang tepat.

4. Pergi makan siang di luar 
Untuk membuat otot dan tubuh Anda lebih rileks, Anda bisa memanfaatkan waktu untuk pergi makan siang di luar. Coba ajaklah rekan kerja Anda untuk melakukan hal ini. Setelah makan siang, mood Anda pun bisa berubah menjadi lebih baik.

baca juga : Mengatasi Rasa Malas Saat Bekerja

5. Kuasai diri Bosan akan muncul saat kita mulai lelah
Tempatkan segala sesuatu pada diri Anda secara baik, benar, dan tepat. Belajarlah untuk mengendalikan emosi Anda. Anda juga bisa melakukan hal ini sembari mendengarkan musik yang menenangkan.

Selasa, 28 Februari 2017

Ini Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Baik




Dunia Kerja - Seperti yang Anda ketahui, surat lamaran kerja merupakan pintu pertama untuk mendapatkan pekerjaan. Semakin baik surat lamaran yang dibuat, semakin besar peluang Anda melangkah ke tes berikutnya. Sayangnya, dari sejumlah surat lamaran yang dikirimkan ke beberapa perusahaan, Anda belum menerima satu panggilan pun. Bisa jadi salah satu penyebabnya adalah surat lamaran pekerjaan Anda belum baik dan benar di mata personalia perusahaan. Saya percaya kondisi ini membuat Anda marah, resah, dan lelah. Mohon jangan menyerah.

Anda bisa membuat surat lamaran pekerjaan yang baik dan benar. Untuk tujuan tersebut, lakukan tahap-tahap berikut.

1. Cermati iklan lowongan kerja Langkah pertama adalah mencermati iklan lowongan kerja yang memuat posisi yang Anda incar. Iklan lowongan kerja tersebut mungkin Anda dapatkan dari media cetak atau situs lowongan kerja Indonesia. Apa pun sumbernya, baca dengan teliti tanggung jawab dan kualifikasi yang diminta pengiklan. Dengan demikian, Anda tidak salah informasi yang bisa berdampak fatal pada surat lamaran kerja yang akan dibuat.

2. Identifikasi keterampilan Anda yang relevan Setelah mencermati iklan lowongan pekerjaan, identifikasi pengalaman kerja dan keterampilan Anda yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Tulis garis besar pengalaman dan keterampilan tersebut dalam kertas kosong atau buku saku Anda sehingga Anda tidak lupa. Jika memungkinkan, kumpulkan dokumen atau sertifikat yang mendukung pengalaman dan keterampilan Anda tersebut.

3. Ketahui komponen surat lamaran kerja Langkah ketiga adalah mengetahui komponen surat lamaran kerja. Umumnya, surat lamaran pekerjaan terdiri dari tujuh komponen, yaitu: Kepala Surat – Kepala surat (heading) umumnya terdiri dari nama, alamat, nomor telepon, dan email Anda. Letaknya di sebelah kanan. Tanggal – Setiap surat harus memiliki tanggal. Urutan tanggal dalam bahasa Indonesia adalah hari, bulan, dan tahun (misal 11 Januari 2015). Sementara itu, urutan penulisan tanggal dalam bahasa Inggris adalah bulan, hari, dan tahun. Sebelum tahun disisipkan tanda baca koma (contoh January 11, 2015). Alamat yang Dituju – Komponen ini biasanya berupa nama dan divisi yang dituju, berikut nama serta alamat perusahaan. Penulisannya dalam bentuk lurus (block format) yang diletakkan di sisi kiri. Salam Pembuka – Salam pembuka umum dipakai dalam semua jenis surat. Biasanya salam pembuka berupa ‘Dengan hormat,’ (dalam bahasa Indonesia) atau ‘Dear Sir/Madam,’ (dalam bahasa Inggris). Tubuh Surat – Tubuh surat merupakan komponen utama surat lamaran pekerjaan. Komponen ini umumnya berisi empat paragraf. Paragraf pertama berisi posisi yang Anda lamar dan sumber informasi lamaran. Paragraf kedua dan ketiga menjelaskan alasan mengapa Anda merasa mampu dan layak menempati posisi tersebut. Paragraf keempat berisi ungkapan rasa terima kasih dan harapan Anda. Salam Penutup – Salam penutup diletakkan di bagian surat lamaran Anda. Salam ini umumnya berupa ‘Hormat saya,’ (dalam bahasa Indonesia) atau ‘Sincerely,’ (dalam bahasa Inggris). Blok Tanda Tangan – Blok tanda tangan terdiri dari tanda tangan asli dan nama Anda yang diketik dengan menggunakan komputer.

baca juga : Gaji atau Idealisme Pilih Mana ?

4. Ketik surat lamaran kerja Anda Langkah keempat adalah mengetik surat lamaran kerja Anda dengan menggunakan komputer atau laptop. Di jaman sekarang ini, rasanya sudah tidak relevan lagi membuat surat lamaran kerja untuk perusahaan bonafid dengan mengetiknya di mesin ketik atau menulisnya di kertas. Jangan khawatir bila Anda tidak punya komputer atau laptop. Anda bisa ke rental komputer atau warung internet untuk mengetik surat lamaran Anda. 5. Baca ulang surat lamaran kerja yang dibuat Langkah terakhir adalah membaca ulang surat lamaran kerja yang baru Anda buat. Lakukan minimal 3 kali sehingga Anda bisa melihat apakah surat lamaran yang Anda buat itu sudah benar atau belum. Selain itu, aktivitas ini juga akan membantu Anda mengindentifikasi salah ketik yang bisa merugikan surat lamaran kerja Anda.

Senin, 30 Januari 2017

Nganggur Tapi Dapat Uang


Dunia Kerja - Sulitnya mendapatkan pekerjaan saat ini membuat sebagian orang kerap kali menyerah dan putus asa. Menumpuknya tagihan-tagihan yang harus dibayar tentunya menambah beban pikiran. Apa Anda termasuk dalam orang yang sedang tidak memiliki pekerjaan? Lalu bagaimana cara mudah, cepat, dan berbeda yang dapat Anda coba agar tetap mendapatkan uang ketika menganggur?

Dilansir dari laman Lifehack, Sabtu (10/12/2016), berikut enam cara yang dapat Anda coba lakukan:

1. Mulai Blog Anda Sendiri

Cobalah untuk memulai blog Anda sendiri. Isi blog-blog Anda dengan topik yang menarik, bersifat pengetahuan, atau yang lainnya. Untuk menjadi blogger tentunya memang tidak mudah, Anda diharuskan untuk rajin memposting. Jika bisa, coba fokuskan pada satu topik yang Anda paling kuasai agar dapat bersaing dengan blog-blog lainnya. Memang tidak cepat untuk mendapatkan uang dari blog, namun jangan pernah menyerah dan berhenti di tengah jalan. Tetaplah menulis dengan topik-topik yang menarik. Jika Anda berhasil, uang yang akan didapatkan tentunya akan sangat menggiurkan.

2. Membantu Pekerjaan Orang Lain

Membantu pekerjaan orang yang membutuhkan bantuan merupakan salah satu cara cepat untuk mendapatkan uang. Tidak semua orang memerlukan bantuan dengan menyewa seorang profesional, jadi siapkan diri Anda untuk posisi ini. Masih banyak pemilik anjing yang tidak sempat mengajak anjing peliharaannya untuk jalan-jalan, Anda bisa mencoba hal ini. Anda juga dapat membantu orang-orang sekitar yang membutuhkan bantuan, seperti memotong rumput atau mengurus kebun. Bukankah hal-hal itu mudah dilakukan? Dengan membantu orang sekitar, Anda tetap bisa mendapat uang.

3. Pengajar Online

Banyak situs mencari orang yang dapat mengajarkan keterampilan secara online. Jika Anda memiliki sebuah keahlian, baik itu pengetahuan perdagangan, pengetahuan tentang bahasa asing atau yang lainnya, Anda dapat mencoba hal tersebut. Dari sana, Anda akan mendapatkan pengalaman baru dan dapat memasukkannya ke dalam CV Anda kelak.

4. Berpartisipasi dalam Studi Penelitian

Mungkin bagi sebagian orang, berpartisipasi dalam studi penelitian dan uji klinis terdengar menakutkan karena ada ketakutan jika melakukan sebuah kesalahan. Namun, janganlah menjadi sebagian orang itu, beranilah untuk mencoba hal ini. Anda dapat mencoba untuk mencarinya secara online. Carilah untuk panel penelitian, uji klinis, survei, dan peluang berbayar lainnya yang mencari peserta. Jumlah uang yang akan Anda dapatkan mungkin bervariasi, namun ini tetap bisa menjadi pilihan untuk dicoba.

baca juga : terkena PHK mesti ngapain

5. Menjadi Youtuber Gaming  

Mendapat uang dari bermain video game? Tentu Anda akan terheran-heran. Tapi kenyataannya memang benar, Anda bisa mendapat uang dari sini. Berkat situs streaming seperti Twitch dan YouTube Gaming, banyak gamers yang kini sukses. Jika tertarik, Anda bisa mencobanya. Namun, tidak mudah untuk menjadi seorang youtuber gaming, Anda akan membutuhkan peralatan yang tepat untuk mendukungnya. Selain itu, Anda juga perlu membangun penonton yang cukup besar agar bersedia untuk terus menonton Anda. Tapi tidak ada yang tidak mungkin, selama Anda menjalaninya dengan sungguh-sungguh tentu semuanya akan berhasil.

6. Menjual Barang yang Tidak Digunakan

Menjual barang yang tidak digunakan lagi bisa menjadi pilihan yang dapat Anda coba juga. Anda dapat menjual barang-barang tersebut secara online atau dengan cara langsung lewat garage sale. Selain mendapatkan uang, Anda bisa mendapatkan keuntungan membuat rumah terlihat lebih rapi.

Sabtu, 24 September 2016

Cara Agar Kamu Yang Baru Lulus Bisa Kerja Dengan Produktif


Dunia Kerja - Kamu yang baru lulus kuliah pasti masih memenikmati masa liburan sebagai hadiah setelah bersusah payah bikin skripsi. Tapi ternyata kamu langsung diterima bekerja di sebuah perusahaan! Karena perusahaannya besar dan prospeknya bagus akhirnya kamu langsung terima tawaran gaji dan langsung bekerja.

Satu hal yang harus kamu ingat, jangan sampai kamu menganggap dunia kerja itu sama dengan dunia perkuliahan. Kamu enggak bisa lagi titip absen dan bolos cuma untuk jalan-jalan bersama teman. Kamu harus sadar kalau kamu sudah harus lebih dewasa dan bekerja dengan produktif. Tapi gimana caranya? Soalnya kadang masih terbawa suasana kampus dan liburan!

  1. Jangan sampai kamu datang terlambat. Apa lagi di hari pertamamu bekerja. Pertemuan pertama di kantor itu sangat penting. Soalnya kamu pasti ditunggu atasanmu untuk dijelaskan cara bekerja, ruangan-ruangan di kantor dan lainnya. Ketika kamu sampai di kantor dengan kondisi yang tergesa-gesa dan terlambat, kamu akan menimbulkan penilaian pertama yang buruk. Jangan sampai kamu dicap sebagai karyawan yang sering telat. 
  2. Bersosialisasi dan hang out bersama rekan kerja di kantor memang baik. Dan kamu mungkin dibolehkan untuk meninggalkan kantor siang hari untuk beberapa menit. Tapi jangan sampai terlalu lama dan sering. Nanti pekerjaanmu enggak selesai dan harus pulang telat. Usahakan kehidupan senang-senangmu seimbang dengan kehidupan serius di kantor. 
  3. Kalau kamu harus mengirim surat elektronik ke atasan atau rekan kerja lain, perhatikan baik-baik ejaan dan pilihan katanya. Mungkin ketika kamu kuliah dulu mengirim surat dengan banyak typo dan salah ejaan masih bisa dimaafkan oleh dosenmu. Tapi atasanmu bukan dosen. Kantormu bukan kampus. Kamu harus lebih teliti dan hati-hati. Jangan pernah menganggap remeh masalah kecil. 
  4. Mungkin kamu sangat suka masakan ibumu. Masakan rumahan seperti sayur asem dengan ikan teri. Atau semur jengkol dengan petai goreng. Boleh saja kamu membawa makanan tersebut ke kantor untuk makan siang. Tapi jangan membawanya ke mejamu. Apa lagi ke ruang kerja yang ber-AC. Soalnya bisa mengganggu kenyamanan teman satu ruangan. Selain itu, lebih baik kamu sikat gigi setelah makan siang. 
  5. Kamu boleh saja membuka Facebook, situs pribadi dan situs dengan kepentingan pribadi. Tapi hanya ketika layar komputermu terhalangi batas cubicle. Memang kantor mungkin enggak melarangmu untuk membuka situs pribadi. Tapi orang lain yang melihatnya akan berpikir kamu hanya bermain-main di kantor. Atau mumpung ada wi-fi gratis dan komputer nganggur. 
  6. Kamu boleh saja berbicara kepada orang lain, atau rekan kerja di telepon ketika sedang bekerja. Tapi kamu harus paham kalau ini adalah kantor. Suaramu yang terlalu lantang hanya akan mengganggu rekan kerja lain. Mungkin kamu enggak mendapat teguran, tapi kamu juga harustahu diri. 

baca juga : Yang Perlu Diketahui Tentang Dunia Kerja

Meskipun rekan kerjamu punya sifat yang aneh, atau mereka enggak terlalu ramah dan murah senyum, kamu wajib untuk membangun hubungan baik dengan mereka. Kenapa? Soalnya kamu butuh mereka. Kamu karyawan baru yang setiap hari mungkin saja ada yang ingin kamu tanyakan. Kamu membutuhkan mereka. Makanya jangan terlalu angkuh atau malu untuk menjalin komunikasi dengan mereka.

Nah, begitu caranya supaya kamu enggak terbawa suasana liburan dan kampus. Kamu sudah harus pasang mindset untuk bekerja secara profesional. Jangan sampai kamu mendapatkan reputasi yang buruk karena terlalu banyak main-main.

Terkena PHK, Mesti Ngapain?


Dunia Kerja - Sudah sejak lama Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjadi momok yang menakutkan bagi para pekerja. Bukan hanya di Indonesia saja, namun PHK menjadi musuh bagi pekerja di belahan bumi manapun. Siapapun tentu tidak akan suka jika harus diberhentikan secara sepihak dari pekerjaannya. Permasalahan lain adalah seringkali PHK justru terjadi di luar dugaan dan dalam waktu yang sangat tidak bisa diperhitungkan.

Dunia industri begitu rentan terhadap banyak hal, dan jika satu saja dari sekian banyak hal tersebut mengalami gangguan, maka bukan tidak mungkin PHK adalah solusi yang akan diambil oleh perusahaan. Berbagai alasan yang akan diberikan oleh pihak perusahaan, tentu bukanlah hal yang masuk akal dan mudah untuk diterima oleh para pekerja yang di PHK.

Bagaimanapun, PHK selalu menjadi sebuah hal yang tidak menyenangkan yang akan berujung pada berbagai permasalahan di dalam kehidupan para pekerja. Lalu, apa sebenarnya langkah yang harus dilakukan ketika kita terkena PHK dari perusahaan?

Setiap orang tentu akan memilki cara tersendiri dalam menghadapi PHK, terutama bagi mereka yang telah berpengalaman banyak di dunia kerja. Namun pada kenyataannya, menghadapi PHK bukanlah sebuah perkara mudah bagi sebagian besar orang yang mengalaminya. Lakukan beberapa hal di bawah ini ketika Anda di PHK oleh pihak perusahaan:

1. Bersikap Tenang 

Tak ada gunanya marah ataupun menumpahkan segala kekecewaan dengan emosi, bagaimanapun PHK tersebut telah terjadi dan dilakukan oleh pihak perusahaan terhadap Anda, maka bersikaplah bijak menghadapinya. Tenangkan pikiran dan jangan terbawa suasana hati, cobalah untuk tetap tenang dan bersikap wajar di depan pihak perusahaan. Ketahui dengan jelas menganai alasan PHK yang Anda hadapi, jangan terprovokasi oleh orang lain dan mendapatkan informasi yang salah mengenai hal ini. Tanyakan segala sesuatunya dengan jelas, termasuk mengenai hak-hak Anda, seperti: pesangon, asuransi, dan juga hak lainnya yang patut Anda dapatkan. Jagalah sikap Anda selama berhadapan dengan pihak perusahaan, jangan sampai melakukan berbagai hal yang akan merusak nama baik Anda, seperti: berbuat kasar, berbicara tidak sopan, atau bahkan bersikap tidak profesional. Bagaimanapun juga, Anda masih berada di wilayah perusahaan, maka tetap jaga sikap Anda dan tetaplah bersikap tenang.

2. Jangan Menyalahkan Siapapun

Dalam kejadian PHK, maka seringkali pekerja akan menyalahkan pihak perusahaan dan bahkan tindakan seperti ini bisa dipastikan akan terjadi. Jangan menyalahkan pihak perusahaan, sebab PHK adalah sebuah hal yang dilakukan dengan penuh pertimbangan dan tidak serta merta diputuskan dalam semalam. Perusahaan pasti telah mempertimbangkan dengan matang mengenai dampak dan juga akibat yang akan diambil dari kejadian PHK, bisa jadi hal inilah satu-satunya jalan keluar untuk mempertahankan kinerja perusahaan. Namun di balik semua itu, yang paling tidak boleh Anda lakukan adalah menyalahkan diri sendiri. PHK merupakan hal yang berada di luar kendali Anda, jadi jangan salakan diri Anda atas kejadian tersebut.

3. Jangan Terpuruk dan Mengurung Diri 

 PHK adalah hal yang sulit untuk dihadapi dan tentunya akan menjadi beban yang cukup berat untuk Anda pikul sendiri. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk membaginya dan memberikan kesempatan bagi orang-orang terdekat Anda untuk memberikan dukungan kepada Anda. Jangan terlalu lama terpuruk dengan hal ini, cobalah membuka diri dan bercerita pada keluarga atau teman-teman Anda mengenai kesulitan yang baru saja Anda hadapi, dengan begitu beban akan terasa menjadi lebih ringan.

baca juga : Cara Untuk Menemukan Pekerjaan Impian

4. Tetap Loyal dan Bekerja dengan Baik

Pihak perusahaan biasanya akan memberitahukan mengenai PHK sekitar 1 bulan sebelum tanggal pemberhentian tersebut tiba, artinya Anda masih akan bekerja di sana selama satu bulan setelah berita tersebut disampaikan. Bersikaplah baik dan tetap bekerja sebagaimana biasanya. Selesaikan semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda di perusahaan, jangan tinggalkan kesan buruk dan tidak profesional di hari-hari terakhir Anda bekerja di sana. Gunakan waktu yang ada untuk memberikan kesan yang baik terhadap rekan kerja, terutama terhadap atasan Anda. Jangan bersikap seolah-olah Anda tidak akan pernah berurusan lagi dengan mereka, sebab tidak ada seorangpun yang tahu jika sewaktu-waktu Anda akan bertemu mereka kembali di perusahaan yang berbeda suatu hari nanti. Jangan lupa berterima kasih atas semua kerja sama dan juga bantuan rekan kerja Anda selama Anda bekerja di sana. Berpamitan dengan baik pada semua orang, tunjukkan bahwa Anda senang selama bekerja dengan mereka.

5. Beraksi 

Saat hari PHK itu benar-benar datang, maka Anda sudah harus benar-benar siap untuk menghadapinya. Setelah rencana yang matang, tentu yang Anda butuhkan hanyalah tindakan, bukan? Jangan kecilkan diri Anda dengan selalu menatap ke belakang, mulailah hari yang baru dengan rencana dan juga tindakan yang baru di dalam hidup Anda. Berpikir positif dan segera bertindak untuk sebuah perubahan yang membawa diri Anda menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang.

6. Susun Strategi 

Akan sangat wajar, jika Anda merasa sedih dan kecewa di hari-hari pertama setelah mendengar berita mengenai PHK. Namun hal ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, segeralah menyusun strategi dalam menghadapi PHK tersebut. Hal ini sebaiknya segera Anda lakukan sebelum Anda benar-benar “di rumahkan” oleh perusahaan, saat di mana Anda masih memiliki waktu beberapa minggu sebelum meninggalkan perusahaan. Pikirkan dengan baik apa yang akan Anda lakukan setelah hari PHK tersebut tiba. Jika Anda berniat untuk mencari pekerjaan di tempat lain, maka ada baiknya lamaran di kirim sejak Anda belum berhenti bekerja (sesaat setelah mendengar kabar PHK). Namun jika Anda berniat untuk memulai sebuah usaha, maka tidak ada salahnya untuk mulai menyusun rencana akan hal tersebut, sehingga saat Anda sudah tidak masuk kerja lagi maka Anda telah siap melaksanakan rencana tersebut dengan segera.

Stres Ditempat Kerja Atasi Dengan Cara Ini


Dunia Kerja - Pekerjaan yang seperti tidak habisnya, tekanan kerja, serta jenuh terhadap rutinitas pekerjaan yang itu-itu saja. Sering kali menjadi pemicu stres kamu ditempat kerja. Tidak hanya itu masalah keluarga yang terkadang seringkali terbawa-bawa di tempat kerja juga menambah sederet daftar pemicu stres ditempat kerja.

Dan bukan tidak mungkin, jika tidak ditangani dengan cepat tingkat stres kamu yang semakin besar akan berakibat fatal. Dimulai dari menurunnya kinerja kerja kamu sampai hengkangnya kamu dari dari perusahaan tempat kamu bekerja, akibat tekanan dalam pekerjaan yang membuat tingkat stres bertambah.

Jika sudah begitu, bukan hanya perusahaan tempat kamu saja yang rugi karena kekurangan karyawan karena kepincangan dalam operasional. Akan tetapi juga nama baik kamu akan tercoreng citra keprofesionalan dalam bekerja yang akan berdampak kurang baik nantinya. Seperti kesulitan mendapatkan pekerjaan baru contohnya, karena alasan berhenti yang tertulis di riwayat pekerjaan saat melamar. Karena itu sangat dibutuhkan kerjasama dari kedua belah pihak untuk menciptakan kondisi tempat kerja yang nyaman. Jika dari pihak perusahaan salah satu cara yang dapat digunakan untuk membuat karyawan nyaman adalah dengan memberikan segala fasilitas yang dibutuhkan oleh karyawan tersebut. Sedangkan untuk kamu sendiri, banyak hal yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi stres ditempat kerja.

1. Tariklah Nafas Dalam-dalam 

Cara pertama yang bisa kamu coba ketika stres di pekerjaan menghampiri adalah, bernafaslah dalam-dalam. Karena pada saat stres, tubuh kamu cenderung bernafas lebih cepat dari biasanya. Cara ini dapat membuat tubuh kamu rileks dan mengurangi tingkat stres kamu. Coba lakukanlah cara ini berulang kali.

2. Mendengarkan Musik 

Tahukah kamu salah satu ciri orang jenius adalah senang mendengarkan musik. Karena dengan mendengarkan musik selain kamu akan menjadi lebih rileks, mendengarkan musik juga dapat mengurangi tingkat stres kamu. Sama seperti sayuran hijau yang dapat meningkatkan mood, musik juga mempunyai kemampuan sihir yang sama untuk mengembalikan mood kamu. Seperti penelitian yang dilakukan Dr. Teresa Lesiuk mengenai pengaruh musik pada pekerjaan, ia menemukan bahwa orang yang mendengarkan musik mampu memenuhi tugasnya lebih cepat dan memiliki ide-ide lebih baik. Salah satu penyebabnya adalah karena music meningkatkan mood. Jika sedang penat dengan pekerjaan, ambilah waktu sejenak, lalu dengarkan musik favoritmu. Dengarkanlah selama 15 menit sampai 30 menit untuk meningkatkan konsentrasi kamu. Cobalah dengarkan Musik tanpa lirik, karena music jenis ini adalah jenis yang paling ideal untuk menurunkan tingkat stres.

baca juga : Nganggur tapi dapat uang

3. Lakukan Olahraga Kecil 

Melakukan perenggangan tubuh atau stretching saat bekerja, membantu kamu melancarkan peredaran darah ke seluruh bagian tubuh, juga otak. Lakukan sedikit olehraga jika tubuh dan pikiran kamu lelah dan jenuh dengan pekerjaan. Hal ini tidak hanya dapat membuat kamu lebih rileks namun juga membuat menurunkan tingkat stres kamu akan pekerjaan

4. Jangan Pernah Menunda Pekerjaan 

Sering kali kamu tidak sadar, bahwa dengan menunda pekerjaan justru menjadi pemicu kamu stres ditempat kerja. Semakin sering kamu menunda pekerjaan, akan semakin menumpuk pekerjaan kamu nantinya. Kerjakanlah pekerjaan kamu dengan segera, buatlah daftar prioritas pekerjaan. Dengan begitu akan membantu kamu bekerja secara efektif dan disiplin. Pekerjaan yang lebih cepat selesai akan membuat otak dan hati kamu lebih nyaman karena tidak harus terbebani dengan banyaknya pekerjaan yang belum terselesaikan.

5. Gunakan Waktu Istirahat Dengan Efektif 

Memanfaatkan sela-sela waktu istirahat salah satu cara mengurangi stres kamu ditempat kerja. Saat istirahat tiba, sempatkan diri kamu untuk keluar kantor mencari jajanan atau sekedar nongkrong di tempat makan bersama rekan kerja lain. Selain membantu kamu membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja lain, kegiatan ini juga dapat membuat kamu sejenak melupakan rutinitas pekerjaan dan tekanan yang mungkin sedang kamu hadapi.

6. Buatlah Tempat Kerjamu Nyaman 

Kondisi tempat kerja yang tidak nyaman seperti tempat kerja yang berantakan, panas dan bau akan semakin menambah beban otak saat menyelesaikan suatu tugas/pekerjaan yang akhirnya menjadi salah satu pemicu tingkat stres yang tinggi di tempat kerja. Oleh karena itu, aturlah tempat kerja kamu agar kamu tidak merasa cepat bosan dan stres.

7. Motivasi Diri 

Salah satu cara untuk mengembalikan mood kamu saat bekerja setelah stres dengan banyaknya pekerjaan di kantor adalah dengan memotivasi diri sendiri. Caranya, ingatlah apa yang menjadi motivasi awal kamu bekerja dulu. Entah itu rencana masa depan seperti melanjutkan pendidikan, menabung untuk biaya pesta pernikahan ataupun rencana membangun sebuah usaha yang telah kamu impikan sejak dulu. Ingatlah harapan-harapan indah kamu ketika stres di pekerjaan datang menghampiri.