Rabu, 23 Agustus 2017

7 Tips Wawancara Kerja Bagi Fresh Graduate


Dunia Kerja - Bingung karena tidak mengetahui jawaban saat menjalani wawancara kerja adalah hal wajar. Apalagi jika Anda adalah sarjana muda yang baru lulus (fresh graduate) dan baru pertama kali mengikuti wawancara kerja. Berikut tipsnya agar sukses melakukan wawancara kerja bagi fresh graduate.

1. Tenang
Hal pertama dan terpenting yang harus dilakukan adalah tenang. Jika Anda panik karena tidak tahu jawaban atas pertanyaan yang diajukan pewawancara, maka tubuh Anda juga akan bereaksi seperti berkeringat dan jantung berdebar kencang. Jadi, cobalah ambil napas dan katakan pada diri sendiri bahwa semua akan baik-baik saja sambil memikirkan jawabannya.

2. Jangan katakan, 'Saya tidak tahu'
Pikirkan baik-baik sebelum memberi jawaban, "Saya tidak tahu," kepada pewawancara. Sebaliknya, jangan membuat-buat jawaban karena pewawancara akan mengetahui jika Anda berbohong.

3. Ajukan pertanyaan
Jika Anda tidak mengerti apa pertanyaan yang diberikan oleh HRD, Anda bisa meminta mereka memperjelasnya. Dalami pertanyaan tersebut untuk membantu Anda memberikan jawaban paling tepat.

4. Ceritakan pada HRD tentang yang Anda ketahui
Ceritakan pengetahuan Anda tentang pertanyaan yang diajukan pewawancara. Dengan begitu, sesi wawancara Anda akan berjalan lancar.

5. Katakan pada HRD bagaimana cara Anda menemukan jawaban
HRD ingin melihat inisiatif dan cara Anda menemukan solusi dalam menghadapi suatu masalah. Ketika Anda berusaha untuk menemukan jawaban, Anda bisa mengaku pada HRD bahwa Anda belum mendapatkan jawaban pada bagian-bagian tertentu. Kejujuran akan membuat Anda lebih disukai.

baca juga : 5 Faktor Berikut Jangan Anda Abaikan Saat Mencari Kerja

6. Tahu waktu yang tepat
Bila setelah beberapa tips tadi Anda memang benar-benar tidak tahu jawaban dari pertanyaan wawancara yang diajukan, Anda boleh mengaku. Tetapi, sampaikan pengakuan Anda dengan elegan. Misalnya dengan berkata, "Itu pertanyaan yang bagus. Tapi saya minta maaf karena belum memiliki jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut. Saya pastikan, saya akan mencari tahu tentang jawaban tersebut usai wawancara ini."

7. E-mail lanjutan
Setelah wawancara, Anda bisa mengirim e-mail lanjutan kepada pewawancara. Bisa jadi, ini adalah kesempatan Anda menjelaskan jawaban atas pertanyaan yang membuat bingung. Satu saran kecil, ketimbang menjelaskan bahwa Anda tidak tahu jawaban atas satu pertanyaan, coba katakan, "Setelah menghabiskan lebih banyak waktu berpikir, saya bisa memberikan beberapa jawaban untuk pertanyaan tersebut."

Ini Tips Bagi Anda Apabila Kuliah Sambil Bekerja


Dunia Kerja - Terkadang, karena tuntutan ekonomi atau sekedar menghabiskan waktu senggang di tengah-tengah waktu kuliah, terlintas di pikiran untuk berkuliah sambil kerja. Apakah salah untuk kuliah sambil kerja? Tentu tidak salah. Ketika seseorang memutuskan untuk kuliah sambil kerja, terkadang terdapat risiko besar yang menghadang. Risikonya adalah ketika kita tidak mampu membagi waktu dengan baik.

Kuliah sambil bekerja tentu bukan hal yang mudah. Mengingat banyak tugas menanti untuk segera diselesaikan. Bahkan tidak memiliki waktu untuk diri sendiri lantaran terlalu sibuk menuntut ilmu di kampus bersamaan dengan bekerja di kantor. Tak heran jika sebagian besar mahasiswa akhirnya harus memilih antara meneruskan belajar atau lanjut bekerja. Padahal mengatur waktu saat kuliah sambil bekerja dapat dilakukan meskipun terasa sulit.

Cemas tidak bisa membagi waktu antara kuliah dan kerja bukanlah masalah yang tidak bisa dicari solusinya. Keuntungan melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi adalah investasi jangka panjang untuk karier seseorang. Semangat dan disiplin yang tinggi dalam membagi waktu, seseorang pasti bisa menjalaninya dengan baik. berikut ada beberapa tips agar teman-teman dapat sukses kuliah sambil bekerja:

1. Fokus
Tetap fokus adalah salah satu kunci mengatur waktu di kampus dan kantor, pastikan juga anda tidak memikirkan tugas kuliah saat berada di kantor, begitu sebaliknya. Belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan dan kerjakan tugas-tugas dari kantor dan dosen sebaik mungkin. Ingat selalu berusaha lakukan yang terbaik tak pedulu seberapa ketat jadwal anda.

2. Gunakan Skala Prioritas
Orang sukses sangat memahami kegiatan, bagaimana memanfaatkan waktu dan realistis mengadapi situasi yang ada. pelajari berbagai teknik yang membuatnya dapat melakukan beberapa pekerjaan ganda dalam waktu yang sibuk. Hal terpenting adalah Anda mampu memprioritaskan tugas di kampus dan kantor. Anda tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu dan lebih penting. Pandai mengatur prioritas akan memudahkan anda mengatur waktu antara kuliah dan bekerja. Buatlah semacam jadwal ‘deadline’ tugas mana yang harus diselesaikan/diprioritaskan terlebih dahulu.

3. Perhatikan Jenis Pekerjaan
Pekerjaan yang terlalu berat dan terforsir akan membuat Anda menjadi lelah dan tak nyaman dalam menjalankan kuliah. Oleh karenanya, perhatikan jenis pekerjaan yang tidak mengganggu kuliah anda. Risiko yang paling besar dari kelelahan kuliah sambil bekerja adalah tubuh mudah sakit. Jadi, pilihlah pekerjaan yang menurut Anda ringan dan tidak terlalu berat untuk dipikul secara bersaman ketika sedang menjalani kuliah.

baca juga : Gaji atau Idealisme, pilih mana ?

4. Perhatikan Jam Kerja
Ketika ingin bekerja, pastikan jam pekerjaan yang Anda ambil tidak berbarengan dengan jam kuliah. Jika hal ini terjadi, bisa dipastikan bahwa kuliah maupun pekerjaan Anda tidak akan bisa maksimal dikerjakan. Hal tersebut dikarenakan jadwal kerja jelas akan mengganggu kuliah. Padahal sebagai mahasiswa kegiatan utama adalah belajar. Carilah pekerjaan yang tidak mengganggu waktu kuliah.

Selasa, 22 Agustus 2017

Perubahan Tempat Pelaksanaan Seleksi CPNS Kemenkumham Tahun 2017


Dunia Kerja - Pada hari selasa 22 Agustus 2017 malam, Panitia seleksi CPNS Kemenkumham tahun 2017 mengeluarkan pengumuman resmi mengenai Perubahan tempat pelaksanaan seleksi CPNS.

Perubahan tempat ini khusus untuk kualifikasi Dokter Spesialis, Dokter Umum dan Sarjana dimana yang semula dilaksanakan oleh panitia pusat di Jakarta diubah menjadi pelaksanaannya oleh panitia daerah di 33 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan domisili wilayah provinsi pendaftar.

Berikut isi pengumuman lengkapnya :



Ingin Bekerja Maksimal Di Bawah Tekanan? Coba 5 Tips Berikut


Dunia Kerja - Hal paling sederhana yang dapat dilakukan ketika dituntut untuk bekerja di bawah tekanan adalah dengan tetap tenang. Sayangnya, hal tersebut tidak semudah mengucapkannya. Selama menerapkan cara-cara berikut ini, setidaknya Anda akan tetap mampu mengerahkan usaha terbaik untuk bekerja di bawah tekanan.

1. Anggap sebagai tantangan, bukan ancaman
Mayoritas orang memandang situasi penuh tekanan sebagai ancaman. Wajar saja, sebenarnya, namun hal tersebut dapat membuat mereka bekerja dengan kurang baik. Dalam bukunya yang berjudul Performing Under Pressure: The Science of Doing Your Best When It Matters Most, Hendrie Weisinger dan J.P. Pawliw-Fry mengatakan bahwa memandang tekanan sebagai ancaman hanya akan menurunkan tingkat kepercayaan diri, menimbulkan perasaan takut gagal, mengganggu memori jangka pendek, dan mendorong perilaku impulsif.

Singkatnya, memandang tekanan sebagai ancaman memang merupakan hal yang buruk. Sebaliknya, Anda harus memandang tekanan sebagai sebuah tantangan. Ketika melakukan hal tersebut, tubuh Anda akan terstimulasi untuk menyediakan energi dan perhatian yang dibutuhkan demi dapat memberikan usaha terbaik. Terapkan mindset ini pada kehidupan sehari-hari agar Anda terbiasa ketika harus bekerja di bawah tekanan.

2. Fokus pada proses, bukan hasil
Cara satu ini terdengar mudah, namun tidak banyak orang yang berhasil melakukannya secara gemilang. Dengan mengerahkan seluruh perhatian dan tenaga pada pekerjaan di depan mata, Anda mampu menentukan langkah-langkah penting yang harus ditempuh untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Bagi seorang mahasiswa yang mendapat tugas menulis esai, misalnya, fokus pada proses berarti berkonsentrasi untuk menulis esai yang mengangumkan, bukannya bingung memikirkan nilai yang ia dapatkan, apa yang akan terjadi jika ia tidak mendapat hasil yang diharapkan, dan lain sebagainya.

3. Lakukan secara perlahan
Ketika berada di bawah tekanan, wajar jika Anda jadi berpikir lebih cepat dari biasanya. Meski begitu, usahakan agar hal tersebut tidak terjadi. Tanpa disadari, Anda akan bergerak lebih cepat dari biasanya, membuat Anda mengerjakan sesuatu sebelum Anda benar-benar siap. Hasilnya, Anda tidak dapat berpikir jernih sehingga melewatkan informasi-informasi penting. Berpikir secara cepat juga dapat menyebabkan adanya overthinking. Akibatnya, Anda jadi tidak fokus pada proses pengerjaan di depan mata.

Solusinya, Anda harus menenangkan diri dan lakukan pekerjaan secara perlahan. Luangkan waktu beberapa detik untuk menarik napas dan merancang rencana. Menghilangkan segala distraksi akan membuat diri Anda memasuki fase “flow state”, yakni tingkat konsentrasi tinggi yang biasanya membantu atlet untuk fokus pada momen tertentu dan tetap tenang. Meskipun istilah tersebut lebih sering digunakan di kalangan atlet profesional, flow state masih dapat dirasakan oleh setiap orang yang sedang benar-benar fokus dengan pekerjaannya. Hasilnya, Anda akan mampu berpikir secara lebih fleksibel, kreatif, sehingga hasil yang didapat pun bisa sesuai ekspektasi.

4. Dengarkan musik
Berada di bawah tekanan akan membuat Anda mengalami anxiety, atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut dengan gangguan kegelisahan. Mendengarkan musik mampu membantu Anda untuk mendistraksi diri dari perasaan anxiety tersebut. Cara penerapannya pun mudah sekali. Misalnya, Anda diharuskan untuk melakukan presentasi penting di depan jajaran direksi dalam beberapa hari ke depan. Beberapa menit sebelum presentasi mulai, sempatkan diri Anda untuk mendengarkan musik. Jika bingung memilih musik yang pas, Anda bisa memilih lagu-lagu bernuansa slow yang mampu menenangkan pikiran sekaligus meredakan detak jantung yang biasanya meningkat ketika berada di bawah tekanan.

baca juga : Tips Hadapi Bos Yang Lebih Muda

5. Jangan dipendam sendirian
Sebuah studi melaporkan bahwa bercerita kepada orang lain tentang tekanan yang Anda rasakan telah terbukti mampu mengurangi stres dan kegelisahan. Tidak hanya itu, kemungkinan besar orang yang Anda ajak bicara akan memiliki feedback atau kalimat-kalimat yang mampu membuat Anda lebih semangat dan percaya diri. Jika Anda merasakan tekanan ketika sedang mengerjakan proyek di kantor, mungkin Anda bukan satu-satunya orang yang merasakan hal sama. Membahas tentang perasaan tertekan tersebut akan membuat rekan-rekan kerja Anda merasa tidak sendirian.

Semoga beberapa cara di atas mampu membantu Anda untuk tetap bekerja secara baik dan maksimal meskipun sedang berada di bawah tekanan. Ingatlah pula bahwa stres yang disebabkan oleh tekanan tidak hanya tentang psikologi, melainkan juga fisik. Jika jantung berdetak terlalu cepat atau tenggorokan cepat terasa kering, luangkan waktu untuk menarik napas panjang dan meminum air mineral secukupnya.

Rabu, 16 Agustus 2017

Pengumuman Upload Ulang Dokumen Persyaratan CPNS 2017


Dunia Kerja - Penerimaan CPNS tahun 2017 untuk instansi Kementerian Hukum dan hak asasi manusia serta Mahkamah Agung masih berlangsung pada bulan Agustus ini. Namun masih banyak ditemukan beberapa masalah yang dialami oleh banyak peserta mulai dari kesalahan memasukkan data, mengupload dokumen serta pengiriman Berkas melalui PO Box.

Dengan banyaknya masalah dan kendala yang dihadapi oleh pelamar CPNS 2017, maka panitia penerimaan CPNS nasional perlu melakukan perubahan dan peningkatan pelayanan untuk periode berikutnya dalam pendaftaran secara online. Pemerintah memang melakukan pendaftaran CPNS secara online, agar memudahkan para pelamar dalam melakukan mengisi data diri lengkap. Namun kepraktisan itu tidaklah menjadi kemudahan bagi pelamar melainkan banyak kendala yang belum saja teratasi dalam mendapatkan solusinya.

Baru-baru ini melalui situs resmi sscn.bkn.go.id menginformasikan bahwa masih ada pelamar CPNS baik itu di Kementerian Kemenkumham dan Mahkamah Agung yang diharuskan untuk melakukan upload ulang dokumen atau reupload berkas. Sebab pada waktu proses seleksi administrasi dan pendaftaran CPNS Kemenkumham dan Mahkamah Agung ditemukan beberapa berkas persyaratan atau file persyaratan peserta yang telah diunggah melalui sscn namun tidak terbaca alias corrupted files. Oleh karena itu, bagi peserta yang namanya tercantum pada daftar peserta untuk melakukan upload ulang dokumen persyaratan silakan untuk melakukan upload. Jika sampai batas waktu penutupan pendaftaran yang telah ditentukan, belum juga melakukan upload ulang terhadap file yang tidak dilengkapi maka panitia seleksi CPNS 2017 berhak membatalkan pendaftaran.

Beginilah isi informasi pengumuman upload ulang dokumen persyaratan CPNS 2017 yang secara resmi dikeluarkan melalui portal SSCN BKN.




Note : Pelamar yang wajib upload ulang hanya nama yang ada terdaftar, Jika tidak ada namanya berarti data anda TIDAK BERMASALAH. 

Jika anda memiliki nama tersebut segeralah melakukan upload ulang karena Anda harus melakukan kembali prosedur ini. Ada Beberapa lulusan sarjana S1 wajib UPLOAD ulang karena data tak terbaca

Cara upload ulang kembali dengan prosedur seperti biasa yaitu silahkan login ke portal SSCN BKN dan klik riwayat kemudian upload data kembali seperti biasa.


Silahkan cek nama anda DISINI

Selasa, 15 Agustus 2017

Simulasi CAT Gratis Dari Portal Resmi BKN


Dunia Kerja - Dalam seleksi CPNS 2017 kali ini ada beberapa tes dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) yang harus diikuti pelamar. Tes tersebut antara lain Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyediakan portal resmi yang ditujukan kepada para pelamar seleksi CPNS 2017.

CAT BKN menjamin hasil yang diperoleh peserta ujian dapat diketahui secara langsung tanpa perlu menunggu lama. Nilai hasil ujian akan langsung keluar setelah selesai mengikuti ujian.

Hasil ujian dengan CAT BKN dapat dipertanggungjawabkan. Aksi peserta pada setiap soal termonitor dalam sistem yang memudahkan dalam audit jika terjadi hal tak terduga selama ujian berlangsung. 

Proses ujian dengan CAT BKN dapat dipantau oleh semua pihak. Pergerakan nilai dari awal pengerjaan sampai dengan selesai dapat diikuti dan jawaban peserta dapat dilacak.

Anda dapat mencoba simulasi Computer Assisted Test (CAT) yang disediakan BKN pada laman dibawah ini :
http://cat.bkn.go.id/

Senin, 14 Agustus 2017

Ini Loh Pekerjaan Impian Generasi Milenial


Dunia Kerja - Jika dahulu dokter merupakan salah satu profesi yang banyak menjadi primadona di kalangan generasi milenial, sekarang nampaknya ada profesi baru yang lebih banyak didambakan oleh anak-anak muda di generasi ini.

Survei terbaru yang dilakukan Linkedin mengungkap, bekerja di industri Informasi teknologi (IT) dan keuangan menempati urutan pertama cita-cita orang muda. Profesi ini bahkan mengalahkan popularitas profesi seperti dokter, suster hingga tentara.

Adapun menjadi pengusaha dan ilmuwan adalah mimpi yang dimiliki lintas generasi, karena baik pelajar dan profesional muda sama-sama menganggapnya favorit.

"Evolusi pekerjaan impian dari masa ke masa menandakan perubahan ketertarikan dan keinginan terhadap kemampuan dan keterampilan baru, seperti contoh kemampuan bidang IT dan finansial yang semakin dibutuhkan saat ini. Para pelajar dan profesional dapat mengasah kemampuan dan ilmu mereka, dengan terhubung pada jaringan profesional dan berbagai informasi yang tersedia di dalamnya,” tulis laporan survei seperti dilansir dari Linkedin, Kamis (27/7/2017)

Lebih lanjut survei juga menyebutkan, lebih dari 30 persen responden mengaku pergeseran profesi ini disebabkan dari inspirasi lingkungan sekitar yang didapatnya.

Pergeseran popularitas sebuah profesi dapat didorong oleh semangat dan inspirasi. Hampir setengah dari responden menyatakan bahwa mereka memiliki minat besar pada pekerjaan impian tersebut dan hal tersebut memiliki arti yang spesial bagi mereka.

Survei itu juga memperlihatkan bahwa kepercayaan diri anak muda saat ini meningkat karena 94 persen dari merasa didukung penuh oleh orangtua mereka. Tak hanya itu, 89 persen pelajar memiliki kepercayaan diri untuk mampu meraih impian mereka.

baca juga : Profesi Ini Cocok Bagi Orang Yang Malas Bangun Pagi

Namun dalam perjalanannya tetap ada hal yang menjadi hambatan. Sebagian besar, persentasenya sekitar 51 persen mengakui bahwa urusan finansial adalah hambatan terbesar mereka. Mereka juga kesulitan membangun jaringan yang tepat.

Survei yang dilakukan pada 1.000 responden ini berfokus pada pelajar usia 16-23 tahun. Profesional muda berusia 25-36 tahun yang sudah memiliki pengalaman kerja lebih dari dua tahun juga menjadi subyek dari penelitian ini.