Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2019

Pertimbangkan Hal Ini Saat Dapat Banyak Tawaran Kerja

Pertimbangkan Hal Ini Saat Dapat Banyak Tawaran Kerja

Apakah Anda mendapat beberapa tawaran pekerjaan di saat bersamaan? Selamat! Tentu saja ini hal yang menyenangkan dan membanggakan. Tapi juga membingungkan bukan? Apalagi jika sama-sama menawarkan gaji yang besar. Bingung harus pilih yang mana?

Selain gaji, berikut beberapa pertimbangan sebelum Anda memutuskan untuk pindah kerja atau memilih satu di antara beberapa tawaran pekerjaan itu. Di antaranya:

Benefit atau Tunjangan yang Ditawarkan

Ingat kompensasi bukan hanya masalah yang tercetak di gaji Anda. Sebab ada perusahaan yang memberikan gaji besar tanpa memberikan tunjangan apa pun, ada pula yang tidak memberikan gaji terlalu besar, namun memberikan berbagai macam tunjangan. Seperti tunjangan pajak, tunjangan kesehatan, makan, transportasi, beasiswa pendidikan, dan tunjangan hari tua.

Jika Anda mendapat tawaran gaji besar tanpa memberikan tunjangan apa pun, jangan dulu tergiur. Sebaiknya Anda berhitung lagi. Coba hitung berapa anggaran yang Anda butuhkan untuk pengeluaran transportasi, asuransi kesehatan, dan dana pensiun setiap bulannya. Pastikan Anda tidak mengeluarkan dana yang lebih besar untuk asuransi kesehatan, pajak penghasilan, dan dana pensiun.

Contohnya begini, ada perusahaan A menawarkan gaji Rp8 juta per bulan dan menawarkan benefitasuransi kesehatan, baik rawat inap dan rawat jalan . Sementara, perusahaan B menawarkan gaji Rp12 juta per bulan tanpa benefit lain.

Jika dilihat sekilas, perusahaan B menawarkan gaji lebih besar setiap bulannya, dibandingkan perusahaan A. Namun, perusahaan A memiliki skema benefit lebih baik karena sudah memberikan asuransi kesehatan untuk karyawannya. Dengan kata lain, apabila kayawan di perusahaan A mengalami sakit dan harus rawat inap atau rawat jalan, ia tidak perlu repot-repot lagi menyeluarkan biaya ekstra.

baca juga : Ingin Bekerja Maksimal Di Bawah Tekanan?

Sementara di perusahaan B, meski secara tahunan gaji yang diterima lebih besar ketimbang perusahaan A, tetapi karyawan di sana harus mengalokasikan dana untuk biaya kesehatan pribadi serta keluarga, yang tidak terduga kapan waktunya dan besaran biaya yang akan dikeluarkan.

Kesempatan untuk Berkembang

Umumnya seseorang akan memutuskan untuk pindah dari pekerjaannya, selain karena gaji yang ditawarkan lebih tinggi, juga karena dia ingin jenjang kariernya berkembang. Begitu pula Anda bukan? Karena itu Anda perlu tahu apakah dengan posisi baru Anda ini, ada keterampilan baru yang akan didapat dan seberapa jauh Anda bisa mengembangkan ide dan berkontribusi terhadap pekerjaan yang akan digeluti.

Selain itu, cari tahu apakah perusahaan tersebut mau memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk mengembangkan diri.

Jangan sungkan untuk menanyakan apakah ada program pengembangan di perusahaan tersebut seperti pelatihan, workshop, beasiswa pendidikan, dan jenjang karier yang menjanjikan ke depannya. Tanyakan juga apa saja yang dibutuhkan untuk mendapatkan promosi jabatan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai posisi tersebut.

Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan akan turut memengaruhi kenyamanan Anda dalam bekerja. Artikel When Choosing a Job, Culture Maters di Harvard Business Review mengulas bahwa tidak jarang pencari kerja memasuki suatu perusahaan tanpa memahami budaya perusahaan dan mereka kecewa.

Jadi, Anda perlu mencari tahu seperti apa budaya kerja dari perusahaan yang akan menawarkan Anda pekerjaan. Pelajari bagaimana perusahaan beroperasi. Misalnya, apakah perusahaan tersebut perusahaan multinasional, perusahaan keluarga, atau startup? Bagaimana lingkungan kerja di sana, apakah formal atau santai? Lalu bagaimana jam kerjanya, fleksibel atau tidak? Apakah demografi karyawannya lebih banyak anak muda atau usia tua?

Anda terbiasa bekerja di perusahaan multinasional yang telah memiliki sistem yang jelas untuk jenjang karier, serta reward dan punishment atas pencapaian atau kegagalan kerja Anda, ada baiknya Anda bertanya lebih dalam terkait hal-hal tersebut ketika akan pindah ke perusahaan keluarga atau startup

baca juga : 7 Hal Yang Paling Diincar Karyawan

Bila Anda termasuk generasi milenial mungkin tidak akan cocok dengan budaya perusahaan yang di dalamya didominasi oleh orang–orang tua. Begitu juga tentang masalah jam kerja, Anda yang suka jam kerja fleksibel mungkin akan tersiksa dengan tempat kerja yang sangat ketat mengenai persoalan tingkat kehadiran.

Sudahkah Sejalan dengan Tujuan Karier Jangka Panjang Anda

Saat mendapatkan beberapa tawaran sekaligus, coba renungkan mana pekerjaan yang menjadi passion Anda dan apakah ini bisa menjadi bagian dari estafet untuk menuju jenjang karier yang lebih tinggi ke depannya. Ini penting, agar Anda bisa menikmati pekerjaan tersebut dan tidak sering didera stres atau berujung pada penyesalan.

Senin, 12 Maret 2018

Selalu Gagal dalam Wawancara Kerja? Ini yang Harus Anda Lakukan

selalu gagal dalam wawancara kerja

Dunia Kerja - Hari-hari telah berlalu sejak Anda melakukan wawancara kerja di sebuah perusahaan, dan belum ada yang menelepon atau mengirim email kembali. Padahal Anda yakin sudah mengikuti wawancara dengan baik dan bisa maju ke babak berikutnya, selain itu Anda juga optimistis bahwa Anda adalah orang yang layak berada di posisi tersebut.

Di sinilah hal-hal yang mungkin bisa jadi salah persepsi dalam mengartikannya, lalu bagaimana jika menghadapi situasi tersebut di lain waktu, apa yang seharusnya diperbuat? Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan.

Jadilah diri sendiri

Beberapa pencari kerja sering mengandalkan artikel dan buku untuk melewati wawancara. Kepala Sumber Daya Manusia (SDM) dalam perusahaan juga sudah biasa menyadari panduan tersebut.

Berlatih sebelum melakukan wawancara jadi Anda bisa merasa nyaman dan fleksibel, tapi juga diingat jangan terlalu banyak berlatih sehingga akhirnya terdengar kaku dan tidak alami.

Terkadang pelamar melihat wawancara kerja seperti sebuah hal yang menakutkan dan membuat kekhawatiran padahal wawancara hanyalah sebuah percakapan. Jadi diri sendiri saja dan utarakan siapa Anda dengan mempromosikan apa yang bisa dan pernah Anda lakukan saat bekerja dengan penuh percaya diri Sebelum wawancara, ada baiknya juga untuk menghubungi orang-orang yang mungkin Anda kenal di perusahaan tersebut untuk belajar lebih banyak tentang budaya perusahaannya.

Yakin

Beberapa orang kadang merasa sulit untuk berbicara tentang sukses yang pernah mereka raih. Survei LinkedIn yang memiliki anggota 11.000 pekerja dari 19 negara tahun lalu menemukan bahwa hanya 35 persen yang merasa yakin bisa membicarakan prestasi mereka.

Sebagai pelamar kerja, saat Anda ditanya tentang keberhasilan ketika bekerja, seharusnya dapat dengan cepat dan tepat menjawab pertanyaan tentang prestasi yang pernah diraih.

Namun, kebanyakan justru menjawab agar perusahaan melihat kinerjanya dengan cara membiarkan calon pelamar bekerja terlebih dahulu, kemudian baru bisa melihat hasil kerjanya.

Selain itu, kebanyakan kandidat menjawab dengan satu menit pengenalan agar kehilangan perhatian dari pewawancara. Jika Anda bingung dengan sebuah pertanyaan, sebaiknya katakan saja kepada pewawancara bahwa Anda ingin kembali lagi nanti.

Bersiaplah untuk wawancara secara online

Beberapa perusahaan, khususnya pemula, melakukan wawancara kerja pertama melalui layanan obrolan video seperti Skype. Karena itu, Anda pun perlu mempersiapkan wawancara dengan cara ini.

Berlatihlah di depan cermin dan pilih lokasi yang aman untuk menghindari orang yang tak diinginkan hadir tiba-tiba. Saat latihan, Anda juga harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, seperti berpakaian formal dan bergaya seperti akan menghadiri wawancara sungguhan, karena penampilan termasuk hal yang jadi perhatian saat wawancara kerja.

Rabu, 21 Februari 2018

Cari Kerja di Awal Tahun? Berikut ini 7 Tipsnya Biar Cepat Diterima

Cari Kerja di Awal Tahun tips

Dunia Kerja - Waktu awal tahun sering dipakai orang untuk mencari kesempatan dan lowongan pekerjaan baru. Baik masih berstatus sebagai fresh graduate atau sudah berpengalaman, proses mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Jika salah langkah, impian untuk bekerja di perusahaan idaman pun harus kandas sia-sia.

Tapi jangan khawatir, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar proses pencarian kerja di awal tahun bisa berjalan mulus. Ikut melakukan beberapa trik ini juga bisa membuat Anda lebih mudah diterima kerja di perusahaan.

Apa saja? Berikut ulasannya : 

1. Sesuaikan latar belakang pendidikan dan pengalaman Anda
Akan lebih mudah bagi Anda untuk mendapat pekerjaan apabila melamar sesuai dengan latar belakang pendidikan atau pengalaman kerja sebelumnya. Hindari untuk asal mengklik posisi kerja yang sedang dibuka.

Jika hal ini tidak diperhatikan dengan baik, bisa jadi kredibilitas Anda sebagai pelamar kerja pun akan dipertanyakan.

2. Buat resume sesuai keinginan perusahaan
Saat menulis resume usahakan mengikuti apa yang diinginkan oleh perusahaan, bukan apa yang Anda inginkan. Tulislah lamaran sesuai dengan persyaratan kerja yang diminta. Misalnya Anda sudah memiliki format lamaran siap kirim ke setiap perusahaan, sebaiknya ditinjau ulang sebelum dikirim.

3. Fokus pada relevansi
Ketika menulis tentang pengalaman kerja, sekali lagi buat seringkas mungkin karena menulis panjang belum tentu membuat Anda dipanggil dan diwawancara.

Jelaskan semua posisi dan tugas yang pernah Anda lakukan di setiap pekerjaan-pekerjaan sebelumnya. Namun jika mungkin, tulislah yang paling relevan dengan posisi yang diinginkan oleh perusahaan.

4. Lakukan riset mengenai perusahaan
Melakukan riset sebelum wawancara kerja sangatlah penting. Anda bisa mencari taunya melalui website resmi perusahaan. Nah berikut ini ada beberapa hal yang harus Anda ketahui mengenai perusahaan: Perusahaan bergerak di bidang apa, sejarah perusahaan, culture perusahaan dan masih banyak lagi.

Dengan mengetahui tentang perusahaan, Anda akan merasa lebih percaya diri karena sudah mengetahui tentang perusahaan. Dan Anda tidak perlu pusing ketika ditanya yang tentang perusahaan tempat Anda melamar.

5. Poles kemampuan wawancara kerja
Kebanyakan orang saat melakukan interview kerja berusaha untuk “menjual diri” sebaik mungkin. “Menjual diri” dianggap oleh banyak orang untuk menunjukkan kemampuan mereka dan intelektual mereka di depan pimpinan. Padahal sebenarnya bukan begitu cara mempromosikan diri pada saat wawancara.

Penjualan diri yang bagus mengharuskan Anda mengajukan pertanyaan bagus dan mendengarkan dengan saksama jawabannya.

Menjual diri dengan cara mengajukan pertanyaan membuat Anda terlihat lebih pintar. Selain itu, dengan pertanyaan- pertanyaan yang Anda ajukan kemungkinan Anda menemukan celah sisi lain perusahaan atau pekerjaan yang akan Anda masuki.

6. Hubungi perusahaan jika tidak ada informasi lanjut
Satu minggu adalah waktu yang cukup untuk menunggu keputusan perusahaan. Sebaiknya, tanyakan pada HRD mengenai penerimaan lowongan melalui telepon.

7. Fokus pada peluang lainnya, tidak hanya satu
Jika perusahaan tersebut tidak merekrut Anda, masih ada perusahaan yang lain yang masih membuka peluang bagi pencari kerja. Gunakan internet untuk mencari tahu informasi lowongan kerja. Bahkan, Anda pun dapat leluasa memilih perusahaan dan jabatan yang diinginkan.

Ingin mengetahui berbagai informasi tips seputar dunia kerja silahkan kunjungi wartakerja.net.

Kamis, 07 September 2017

Berikut Panduan Cara Daftar Simulasi CAT Gratis Dari BKN


Dunia Kerja - Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyediakan portal resmi yang ditujukan kepada para pelamar seleksi CPNS 2017.

CAT BKN menjamin hasil yang diperoleh peserta ujian dapat diketahui secara langsung tanpa perlu menunggu lama. Nilai hasil ujian akan langsung keluar setelah selesai mengikuti ujian. Hasil ujian dengan CAT BKN dapat dipertanggungjawabkan. Aksi peserta pada setiap soal termonitor dalam sistem yang memudahkan dalam audit jika terjadi hal tak terduga selama ujian berlangsung. Proses ujian dengan CAT BKN dapat dipantau oleh semua pihak. Pergerakan nilai dari awal pengerjaan sampai dengan selesai dapat diikuti dan jawaban peserta dapat dilacak.

Berikut Panduan Cara Daftar Simulasi CAT Gratis Dari BKN.

- Silahkan kunjungi laman berikut : http://cat.bkn.go.id.
- Selanjutnya anda akan melakukan pendaftaran akun. Klik menu Simulasi dan pilih Daftar.

halaman utama

- Kemudian akan muncul form pendaftaran, silahkan isi dengan lengkap dan diakhiri dengan klik Simpan.

form pendaftaran

- Selanjutnya akan melakukan aktivasi akun yang sudah didaftar, kode aktivasi akan dikirimkan ke alamat email yang anda gunakan untuk mendaftar. Silahkan periksa kotak masuk email anda.

kode aktivasi

- Klik Aktifasi Akun, dan masukkan kode aktivasi anda dan klik OK.

aktivasi akun

masukkan kode aktivasi

- Proses pendaftaran selesai dan anda dapat langsung memulai simulasi CAT gratis.

pendaftaran selesai

mulai simulasi

Demikian panduan cara daftar Simulasi CAT Gratis dari BKN. Semoga membantu dan selamat mencoba.

Rabu, 23 Agustus 2017

Ini Tips Bagi Anda Apabila Kuliah Sambil Bekerja


Dunia Kerja - Terkadang, karena tuntutan ekonomi atau sekedar menghabiskan waktu senggang di tengah-tengah waktu kuliah, terlintas di pikiran untuk berkuliah sambil kerja. Apakah salah untuk kuliah sambil kerja? Tentu tidak salah. Ketika seseorang memutuskan untuk kuliah sambil kerja, terkadang terdapat risiko besar yang menghadang. Risikonya adalah ketika kita tidak mampu membagi waktu dengan baik.

Kuliah sambil bekerja tentu bukan hal yang mudah. Mengingat banyak tugas menanti untuk segera diselesaikan. Bahkan tidak memiliki waktu untuk diri sendiri lantaran terlalu sibuk menuntut ilmu di kampus bersamaan dengan bekerja di kantor. Tak heran jika sebagian besar mahasiswa akhirnya harus memilih antara meneruskan belajar atau lanjut bekerja. Padahal mengatur waktu saat kuliah sambil bekerja dapat dilakukan meskipun terasa sulit.

Cemas tidak bisa membagi waktu antara kuliah dan kerja bukanlah masalah yang tidak bisa dicari solusinya. Keuntungan melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi adalah investasi jangka panjang untuk karier seseorang. Semangat dan disiplin yang tinggi dalam membagi waktu, seseorang pasti bisa menjalaninya dengan baik. berikut ada beberapa tips agar teman-teman dapat sukses kuliah sambil bekerja:

1. Fokus
Tetap fokus adalah salah satu kunci mengatur waktu di kampus dan kantor, pastikan juga anda tidak memikirkan tugas kuliah saat berada di kantor, begitu sebaliknya. Belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan dan kerjakan tugas-tugas dari kantor dan dosen sebaik mungkin. Ingat selalu berusaha lakukan yang terbaik tak pedulu seberapa ketat jadwal anda.

2. Gunakan Skala Prioritas
Orang sukses sangat memahami kegiatan, bagaimana memanfaatkan waktu dan realistis mengadapi situasi yang ada. pelajari berbagai teknik yang membuatnya dapat melakukan beberapa pekerjaan ganda dalam waktu yang sibuk. Hal terpenting adalah Anda mampu memprioritaskan tugas di kampus dan kantor. Anda tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu dan lebih penting. Pandai mengatur prioritas akan memudahkan anda mengatur waktu antara kuliah dan bekerja. Buatlah semacam jadwal ‘deadline’ tugas mana yang harus diselesaikan/diprioritaskan terlebih dahulu.

3. Perhatikan Jenis Pekerjaan
Pekerjaan yang terlalu berat dan terforsir akan membuat Anda menjadi lelah dan tak nyaman dalam menjalankan kuliah. Oleh karenanya, perhatikan jenis pekerjaan yang tidak mengganggu kuliah anda. Risiko yang paling besar dari kelelahan kuliah sambil bekerja adalah tubuh mudah sakit. Jadi, pilihlah pekerjaan yang menurut Anda ringan dan tidak terlalu berat untuk dipikul secara bersaman ketika sedang menjalani kuliah.

baca juga : Gaji atau Idealisme, pilih mana ?

4. Perhatikan Jam Kerja
Ketika ingin bekerja, pastikan jam pekerjaan yang Anda ambil tidak berbarengan dengan jam kuliah. Jika hal ini terjadi, bisa dipastikan bahwa kuliah maupun pekerjaan Anda tidak akan bisa maksimal dikerjakan. Hal tersebut dikarenakan jadwal kerja jelas akan mengganggu kuliah. Padahal sebagai mahasiswa kegiatan utama adalah belajar. Carilah pekerjaan yang tidak mengganggu waktu kuliah.

Selasa, 22 Agustus 2017

Ingin Bekerja Maksimal Di Bawah Tekanan? Coba 5 Tips Berikut


Dunia Kerja - Hal paling sederhana yang dapat dilakukan ketika dituntut untuk bekerja di bawah tekanan adalah dengan tetap tenang. Sayangnya, hal tersebut tidak semudah mengucapkannya. Selama menerapkan cara-cara berikut ini, setidaknya Anda akan tetap mampu mengerahkan usaha terbaik untuk bekerja di bawah tekanan.

1. Anggap sebagai tantangan, bukan ancaman
Mayoritas orang memandang situasi penuh tekanan sebagai ancaman. Wajar saja, sebenarnya, namun hal tersebut dapat membuat mereka bekerja dengan kurang baik. Dalam bukunya yang berjudul Performing Under Pressure: The Science of Doing Your Best When It Matters Most, Hendrie Weisinger dan J.P. Pawliw-Fry mengatakan bahwa memandang tekanan sebagai ancaman hanya akan menurunkan tingkat kepercayaan diri, menimbulkan perasaan takut gagal, mengganggu memori jangka pendek, dan mendorong perilaku impulsif.

Singkatnya, memandang tekanan sebagai ancaman memang merupakan hal yang buruk. Sebaliknya, Anda harus memandang tekanan sebagai sebuah tantangan. Ketika melakukan hal tersebut, tubuh Anda akan terstimulasi untuk menyediakan energi dan perhatian yang dibutuhkan demi dapat memberikan usaha terbaik. Terapkan mindset ini pada kehidupan sehari-hari agar Anda terbiasa ketika harus bekerja di bawah tekanan.

2. Fokus pada proses, bukan hasil
Cara satu ini terdengar mudah, namun tidak banyak orang yang berhasil melakukannya secara gemilang. Dengan mengerahkan seluruh perhatian dan tenaga pada pekerjaan di depan mata, Anda mampu menentukan langkah-langkah penting yang harus ditempuh untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Bagi seorang mahasiswa yang mendapat tugas menulis esai, misalnya, fokus pada proses berarti berkonsentrasi untuk menulis esai yang mengangumkan, bukannya bingung memikirkan nilai yang ia dapatkan, apa yang akan terjadi jika ia tidak mendapat hasil yang diharapkan, dan lain sebagainya.

3. Lakukan secara perlahan
Ketika berada di bawah tekanan, wajar jika Anda jadi berpikir lebih cepat dari biasanya. Meski begitu, usahakan agar hal tersebut tidak terjadi. Tanpa disadari, Anda akan bergerak lebih cepat dari biasanya, membuat Anda mengerjakan sesuatu sebelum Anda benar-benar siap. Hasilnya, Anda tidak dapat berpikir jernih sehingga melewatkan informasi-informasi penting. Berpikir secara cepat juga dapat menyebabkan adanya overthinking. Akibatnya, Anda jadi tidak fokus pada proses pengerjaan di depan mata.

Solusinya, Anda harus menenangkan diri dan lakukan pekerjaan secara perlahan. Luangkan waktu beberapa detik untuk menarik napas dan merancang rencana. Menghilangkan segala distraksi akan membuat diri Anda memasuki fase “flow state”, yakni tingkat konsentrasi tinggi yang biasanya membantu atlet untuk fokus pada momen tertentu dan tetap tenang. Meskipun istilah tersebut lebih sering digunakan di kalangan atlet profesional, flow state masih dapat dirasakan oleh setiap orang yang sedang benar-benar fokus dengan pekerjaannya. Hasilnya, Anda akan mampu berpikir secara lebih fleksibel, kreatif, sehingga hasil yang didapat pun bisa sesuai ekspektasi.

4. Dengarkan musik
Berada di bawah tekanan akan membuat Anda mengalami anxiety, atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut dengan gangguan kegelisahan. Mendengarkan musik mampu membantu Anda untuk mendistraksi diri dari perasaan anxiety tersebut. Cara penerapannya pun mudah sekali. Misalnya, Anda diharuskan untuk melakukan presentasi penting di depan jajaran direksi dalam beberapa hari ke depan. Beberapa menit sebelum presentasi mulai, sempatkan diri Anda untuk mendengarkan musik. Jika bingung memilih musik yang pas, Anda bisa memilih lagu-lagu bernuansa slow yang mampu menenangkan pikiran sekaligus meredakan detak jantung yang biasanya meningkat ketika berada di bawah tekanan.

baca juga : Tips Hadapi Bos Yang Lebih Muda

5. Jangan dipendam sendirian
Sebuah studi melaporkan bahwa bercerita kepada orang lain tentang tekanan yang Anda rasakan telah terbukti mampu mengurangi stres dan kegelisahan. Tidak hanya itu, kemungkinan besar orang yang Anda ajak bicara akan memiliki feedback atau kalimat-kalimat yang mampu membuat Anda lebih semangat dan percaya diri. Jika Anda merasakan tekanan ketika sedang mengerjakan proyek di kantor, mungkin Anda bukan satu-satunya orang yang merasakan hal sama. Membahas tentang perasaan tertekan tersebut akan membuat rekan-rekan kerja Anda merasa tidak sendirian.

Semoga beberapa cara di atas mampu membantu Anda untuk tetap bekerja secara baik dan maksimal meskipun sedang berada di bawah tekanan. Ingatlah pula bahwa stres yang disebabkan oleh tekanan tidak hanya tentang psikologi, melainkan juga fisik. Jika jantung berdetak terlalu cepat atau tenggorokan cepat terasa kering, luangkan waktu untuk menarik napas panjang dan meminum air mineral secukupnya.

Selasa, 15 Agustus 2017

Tips Dari Menaker Untuk Mudah Cari Kerja Buat Mahasiswa


Dunia Kerja - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri membeberkan rahasia sukses kepada para mahasiswa Indonesia agar berhasil menembus dunia kerja yang penuh persaingan. Salah satunya dengan memperluas jaringan untuk membuka banyak kesempatan kerja.

"Masa-masa kuliah harus sebaik mungkin dengan membekali diri. Pendidikan yang baik menjadi pondasi dan jalan tercepat meraih karier apapun di masa depan," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (13/8/2017).

Dia menuturkan secara detail hal apa saja yang harus diperhatikan mahasiswa. Pertama, perkuat karakter seseorang yang terbentuk selama belajar di lembaga pendidikan dan keluarga. Kedua, ilmu pengetahuan yang menjadi sumber dari kompetensi seseorang di masa mendatang.

"Ketiga memperluas jaringan yang dibangun selama mengikuti proses di kampus. Ketiga hal tersebut sangat penting untuk terus diasah dan didalami selama berproses di kampus," kata dia.

Hanif juga menyatakan, kompetensi dan jati diri merupakan dua sisi yang harus dimiliki para mahasiswa sebagai calon tenaga kerja.

"Kompetensi tenaga kerja menjadi syarat mutlak untuk dapat bersaing di semua level tingkatan, baik nasional maupun internasional. Sedangkan jati diri mencerminkan karakter yang dimiliki oleh setiap tenaga kerja," kata Hanif.

baca juga : Ini Tips Ampuh Bangkitkan Semangat Mencari Kerja

Hanif juga mengingatkan kepada pengelola perguruan tinggi agar menyeimbangkan dinamika dunia usaha dan industri. Dengan demikian perguruan tinggi tersebut diharapkan melahirkan lulusan yang kompeten dan berkarakter.‎